Waktu Aqiqah yang Tepat

Waktu Aqiqah yang Tepat

Hai sahabat,..apa kabar hari ini?fine kan. Anda ingin melaksanakan aqiqah untuk anak kesayangan anda, tapi anda belum tau kapan waktu yang tepat untuk melaksanakannya. Berikut ini kami akan mengulas mengenai waktu Aqiqah sesuai syariat islam. Jadi baca terlebih dahulu ya sebelum beraqiqah.:-)

Menurut istilah, aqiqah berarti menyembelih domba atau kambing pada hari ketujuh setelah kelahiran. Hukum aqiqah berdasarkan ahli fiqih, ahli ilmu, dan ahli ijtihad adalah sunnah muakkad (penting). Sebagian pernyataan yang menunjukkan sunnahnya aqiqah, “Setiap anak yang baru lahir digadaikan dengan Aqiqahnya. Pada hari ketujuh dipotong atasnya hewan aqiqah, dicukur rambut, dan diberi nama.” (HR. At-Turmudzi).

Hadist lain dikatakan oleh ibn ‘Abbas ra, bahwa Rasulullah bersabda, “Rasulullah SAW melaksanakan aqiqahnya Sayyid Hasan dan Husain dengan kibasy (sejenis domba).” (HR Abu Daud). Hadist lain dari Anas ra : “Bahwa nabi melaksanakan aqiqah Sayyid Hasan dan Husain dengan dua kibasy (sejenis domba).” (HR Jarir bin Hazim).

Waktu Aqiqah
Mengenai waktu aqiqah, Rasulullah menjelaskannya dalam hadist dari samrah bin jundab ra, “Setiap anak yang baru lahir digadaikan dengan aqiqahnya. Pada hari ketujuh dipotong atasnya hewan aqiqah, dicukur rambut dan diberi nama.” (HR At-Turmudzi). Hadist lain dari siti ‘Aisyah ra, ia mengatakan, “Rasulullah melaksanakan aqiqah Sayyid Hasan dan Husain pada hari ketujuh.” (Al-hadist).

Kedua hadist di atas menunjukkan bahwa aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran. Keterangan tersebut bukanlah isyarat wajib melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh tetapi hanya sebuah keutamaan sunnah. Artinya, afdhalnya aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh.

Adapun realitanya, setiap rezeki manusia tidaklah sama. Terkadang memiliki rezeki yang leluasa ataupun sebaliknya. Bagi orang tua yang memiliki keleluasaan rezeki, dianjurkan melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh. Namun bagi yang belum memiliki rezeki pada hari tersebut, dibolehkan untuk melaksanakan pada saat mendapatkan rezeki untuk melaksanakan aqiqah.

Dalil yang mengisyaratkan aqiqah dapat dilaksanakan kapan saja adalah ucapan al-Maimuun kepada Abi ‘Abdillah, “Kapan dilaksanakan aqiqah seorang anak? Ia menjawab, “Siti ‘Aisyah mengatakan. “Hari ke-7, ke-14, atau ke-21.” Imam shahih bin Ahmad mengatakan, “Disembelih aqiqah pada hari ketujuh. Jika belum dilaksanakan, hari ke 14. Jika belum dilaksanakan, hari ke 21.”

Keterangan di atas dikumpulkan oleh Imam Malik ra, ia mengatakan, “hadist bahwa aqiqah dilaksanakan pada hari ke-7 adalah sebuah sunnah utama. Jika tidak dilaksanakan pada hari ketujuh, seperti hari keempat, kedelapan, kesepuluh, atau seterusnya, maka aqiqahnya tetap mendapatkan pahala.”

Jika dilihat dari keteranga di atas, aqiqah boleh dilaksanakan pada waktu yang dilakukan oleh Nabi, yaitu hari ketujuh (afdhal). Jika belum ada rezekinya bisa pada hari ke-14, ke-21 dan seterusnya. Wallaahu’alam.

Syarat Hewan Aqiqah
Hewan aqiqah yang akan disembelih tidak boleh sembarangan, tetapi harus memiliki syarat-syarat agar hewan tersebut bisa dipakai untuk aqiqah. Para ulama telah sepakat, bahwa hal-hal yang berhubungan dengan aqiqah sama dengan qurban, termasuk hewannya. Secara umum, syarat hewan yang boleh dipotong untuk aqiqah, sebagai berikut :
• Domba atau kambing yang dipotong telah berumur satu tahun (masuk tahun kedua).
• Hewan aqiqah sehat dari penyakit dan cacat. Tidak sah aqiqah dengan hewan yang berpenyakit ataupun cacat.

Nah mungkin itulah yang dapat kami sampaikan tentang waktu aqiqah. Mungkin artikel di atas dapat membantu para sahabat yang akan atau mau menunaikan sunnah ibadah aqiqah. Dan semoga bermanfaat bagi para pembacanya.

Untuk informasi dan pemesanan jasa atau layanan aqiqah anda bisa menghubungi :
WA : +6281335680602
BBM : 7C0B38CE
TELPON/SMS : 085749622504

Tags: , , , , , ,