Jenis dan Harga Bibit Kambing Ternak

Aqiqah Berkah

Aqiqah Berkah

Saudara Aqiqah Berkah yang di rahmati Allah, seperti yang telah disebutkan dalam beberapa artikel sebelumnya mengenai makna dan hakikat aqiqah. Bahwa hewan yang paling sering dijadikan sembelihan untuk aqiqah anak adalah kambing.

Pada artikel kali ini, saudara Aqiqah Berkah akan kami ajak mengetahui lebih dalam mengenai kambing beserta bibit dan perawatan ternaknya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk saudara-saudara Aqiqah Berkah.

Sebelum memutuskan untuk memulai usaha ternak kambing, anda harus memperhatikan jenis kambing apa yang bisa dibudidayakan di daerah atau lokasi tempat anda tinggal. Hal itu bertujuan untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan berternak kambing agar dapat memaksimalkan potensi kambing yang akan diternak. Begitu pula anda harus teliti terhadap hewan yang memenuhi kriteria sebagai sembelihan untuk aqiqah anak atau qurban.

Kambing adalah salah satu jenis hewan ternak yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat baik di desa maupun kota. Memelihara kambing tidaklah sulit karenan pakan / makanan kambing sangat melimpah. Berbagai macam jenis tanaman bisa diberikan untuk pakan kambing, namun anda harus memperhatikan makanan yang digemari kambing. Beberapa makanan yang digemari kambing adalah seperti daun nangka, daun turi dan lamtoro.

Berikut ini adalah jenis kambing yang dibudidayakan di Indonesia :

Kambing Kacang

Kambing kacang merupakan kambing asli dari Indonesia. Kambing ini tersebar hampir diseluruh wilayah di Indonesia. Ciri kambing kacang yaitu memiliki badan yang kecil dan ringan, telinganya pendek, punggungnya meninggi, leher berukuran pendek.

Betina dan jantan memiliki tanduk dengan ketinggian badan betina dewasa sekitar 56 cm dan jantan 60-65 cm, bobot dewasa betina sekitar 25 Kg dan jantan 30 Kg. Warna kambing kacang umumnya hitam, putih, coklat atau kombinasi dari tiga warna tersebut. Memiliki bulu yang pendek di seluruh tubuhnya (kecuali ekor dan dagu).

Kambing Kacang merupakan jenis kambing yang sering dipilih menjadi sembelihan untuk aqiqah anak maupun qurban, karena jenis kambing ini yang paling banyak ditemukan di Indonesia.

kambing-etawaKambing Peranakan Etawa (PE)

Persilangan kambing etawa (dari India) dengan kambing lokal (kambing kacang) menghasilkan Kambing Peranakan Etawa (PE). Jenis kambing ini telah tersebar hampir diseluruh wilayah di Indonesia.

Kambing ini hampir mirip dengan kambing etawa namun lebih kecil ukurannya dibandingg kambing etawa. Kambing PE memiliki keuntungan sebagi penghasil daging dan penghasil susu.

Ciri-ciri kambing PE adalah telinganya yang panjang dan terkulai lemas, warna bulunya coklat muda hingga kehitaman. Bobot kambing PE betina kurang lebih 35 Kg dan yang jantan kurangg lebih 40 Kg, tinggi pundaknya bisa mencapai 100 cm.

Kambing Etawa

Kambing etawa merupakan kambing yang berasal dari India yang terkenal sebagai kambing penghasil susu. Ciri-ciri kambing ini adalah tubuh kambing yang relatif besar dengan tinggi 90-130 cm untuk yang jantan dan yang betina sekitar 92 cm.

Bobot tubuh kambing jantan mampu mencapai 100 Kg sedangkan yang betina mampu mencapai berat 63 Kg. Ciri lainnya dalah telinga yang terkulai ke bawah dan panjang. Memiliki tanduk pendek baik jantan maupun betina dan mampu menghasilkan susu hingaa 3 liter setiap harinya. Kambing ini dapat dimanfaatkan pula dagingnya sebagai kambing pedaging.

Kambing tersebut diatas yang paling banyak di budidaya di Indonesia dan dijadikan sebagai sembelihan hewan qurban maupun aqiqah. Jasa layanan aqiqah yang juga menyediakan kambing aqiqah yang siap untuk disembelih. Selain menyediakan paket aqiqah, jasa layanan aqiqah anak juga menyediakan kambing maupun sapi yang ingin membeli untuk dilaksanakan aqiqah sendiri.

Kambing Aqiqah Berkah

Kambing Aqiqah Berkah

Bagi anda yang ingin berternak kambing, berikut langkah-langkah ternak kambing :

  1. Memilih bibit kambing yang unggul
    Kambing jantan kondisi tubuh sehat, dapat tumbuh besar sesuai dengan usia, bulu terlihat bersih, badan berukuran panjang, kaki lurus (tidak cacat), penampilan gagah, rumit tinggi, nampak aktif dan memiliki nafsu kawin tinggi, mudah ereksi, buah zakarnya normal.
    Kambing betina kondisi tubuh sehat, bulu bersiih, badan tidak terlalu gemuk, tidak ada cacat, alat kelamin normal, dapat mengasuh anak dengan baik, buah susunya normal (halus dan kenyal).
  2. Masa Perkawinan Kambing
    Ketika kambing berusia 6-8 bulan menandakan kambing sudah menginjak masa dewasa yang ditandai dengan mulai munculnya birahi. Usianya dapat dilihat melalui giginya. Untuk kambing betina siap dikawinkan usia 10-12 bulan sedangkan jantan usia lebih dari 1 tahun.
    Waktu untuk mengawinkan yang ideal yaitu 12-18 jam setelah tanda ingin kawin terlihat. Tempatkan kambing betina dan jantan dalam satu kandang ketika tanda ingin kawin atau birahi itu mulai muncul, hal itu dikarenakan untuk mengurani resiko cacat genetik dan memperkecil resiko kegagalan.
    Ciri kambing betina mulai minta kawin yaitu ketika terlihat gelisah, pembengkakan pada alat kelamin luar, ekornya yang sering digerak-gerakkan, nafsu makan mulai berkurang dan diam ketika dinaiki oleh kambing jantan.
  3. Masa Kelahiran
    Tanda kambing yang akan melahirkan adalah tampak gelisah, kakinya menggaruk-garuk ke tanah, pinggul yang meulai mengendur, mengembik, ukuran mulai nampak besar dan jika dipencet mengeluarkna cairan atau kolostrum, nafsu makan menurun dan alat kelamin membengkak.
  4. Perawatan Anak Kambing
    Anak kambing sehabis melahirkan dekatkan dengan induknya agar mau menyusu. Apabila tidak mau, maka dapat dibuatkan susu layaknya bayi manusia. Susu buatan tersebut terbuat dari campuran susu putih, gula (1 sendok teh) dan sebutir telur ayam. Kemudian campur dengan satu gelas air matang. Masa menyusui kambing sekitar 2,5 hingga 3 bulan.
  5. Pendugaan Usia Kambing
    Usia kambing bisa diperkirakan dari jumlah gigi yang tumbuh :
    * keseluruhan gigi belum permanen (usia kurang dari 1 tahun)
    * 1 pasang gigi permanen (usia 1-2 tahun)
    * 2 pasang gigi permanen (usia 2-3 tahun)
    * 3 pasang gigi permanen (usia 3-4 tahun)
    * keseluruhan gigi permanen (usia 4-5 tahun)
  6. Makanan Kambing
    Makanan kambing terbagi menjadi dua yakni makanan hijauan dan konsetrat. Makanan hijuan adalah makanan berasal dari alam berupa rerumputan, rumput yang sengaja dibudidayakan serta daun dari kacang-kacangan. Makanan konsentrat adalah makanan yang berasal dari dedak padi atau bekatul.
    Jenis rumput yang biasa diberikan untuk kambing adalah rumput alam atau lapangan. Sisa dari hasil pertanian dapat menajdi alternatif pengganti pakan hijauan diantaranya dedak padi, daun pepaya, kulit dan daun singkong, jerami hingga daun jagung. Selain itu pakan kambing yang menjadi sumber protein bagi pertumbuhan kambing di antaranya daun kacang panjang, daun kacang tanah, daun gamal, daun kedelai, daun lamtoro, daun turi, dan daun kaliandra.
  7. Perawatan Kandang kambing
    Usahakan kandang kambing menghadap ke timur supaya memenuhi syarat kesehatan ternak. Kandang kambing hendaknya dibuat panggung dan mempunyai atap serta dilengkapi dengan tempat makanan dan minum. Berikan ventilasi atau lubang angin pada dinding kandang untuk mempermudah sirkulasi udara.
    Ukuran kandang kambing yang ideal :
    * Untuk Anak adalah 1 x 1,2 m untuk 2 ekor (lepas sapih)
    * Jantan dewasa : 1,2 x 1,2 m per ekor
    * Betina dewasa :1 x 1,2 m per ekor
    * Indukan dan anak : 1,5 x 1,5 m per induk ditambah 2 anak

Demikian tadi informasi mengenai kambing dan cara beternak, semoga bermanfaat. Bagi anda yang ingin menanyakan informasi mengenai aqiqah anak dan qurban, segera hubungi :

SMS : 0857 4962 2504
Whatsapp : +6281 335 680 602
Pin BB : D801E13D

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , ,