Jual Kambing di Gresik

Jual Kambing di Gresik

aqiqah berkah
Halo sahabat Aqiqah Barokah yang di rahmati oleh Allah SWT. Gimana kabarnya hari ini?baik apa engga?pasti baik kan.:-) Nah kali ini kami mau mengulas mengenai Jual Kambing di Gresik. Kalau bahas masalah jual kambing sih, Aqiqah Berkah pati solusinya. πŸ˜‰ tapi sebelumnya kita ulas dulu mengenai usaha ternak kambing etawa, penentuan harga jual kambing terlebih dahulu. yukkk di baca sahabat…

Domba dan kambing sebenarnya merupakan hewan yang serupa tetapi tidak sama. Perbedaan terletak pada penampakan tubuhnya dan sifat-sifatnya. Berdasarkan kedua perbedaan tersebut, maka kedua hewan ruminansia kecil ini dibedakan menjadi domba dan kambing. Berdasarkan penampakan tubuh luarnya, domba memiliki tubuh lebih bulat, sedangkan pada kambing tubuhnya lebih ramping.

Domba memiliki bulu yang tebal, sedangkan pada kambing bulunya lebih tipis dan halus sehingga apabila dilihat sepintas nampak tidak berbulu. Domba paa umumnya memiliki tanduk yang berbentuk segitiga, membelit, atau spiral, sedangkan pada kambing tanduknya berbentuk pipih. Bangsa domba umumnya tidak berjenggot, sedangkan kambing pada umumnya berjenggot.

Berdasarkan sifat-sifat nya, domba memiliki sifat lebih suka hidup bersama atau berkelompok dan tidak bersifat liar. Hal ini berlainan dengan ternak kambing yang lebih suka hidup bebas dan bersifat liar walaupun mudah dijinakkan. Kambing akan mudah menjadi liar kembali apabila mendapat kesempatan hidup bebas. Kambing mempunyai kemampuan membela diri dan suka berkelahi sehingga seringkali dijadikan hewan aduan.

USAHA PETERNAKAN KAMBING PERANAKAN ETAWAH
Kambing perah merupakan komoditas baru di Indonesi yang kemungkinan memiliki prospek pengembangan yang baik. Walaupun belum terbukti secara Ilmiah, anggapan yang berkembang di masyarakat adalah bahwa susu kambing dapat menyembuhkan berbagai penyakit pernafasan, seperti asma dan TBC. Oleh karena itu permintaan cenderung semakin meningkat dan harga yang masih cukup tinggi. Di sisi lain kambing perah dapat berperan ganda sebagai peghasil susu dan daging. Dari kebutuhan investasi, usaha kambing pernah memerlukan investasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan sapi perah dan disamping ini relatif lebih mudah dalam manajemen.

Kambing perah yang banyak dikembangkan di Indonesia umumya kambing peranakan Etawah (PE), yang umumnya masih lebih dominan sebagai sumber daging dibandingkan dengan sumber air susu. Susu kambing belum dikenal secara Iuas seperti susu sapi padahal memiliki komposisi kimia yang cukup baik (kandungan protein 4,3% dan lemak 2,8%) relatif lebih baik dibandingkan kandungan protein susu sapi dengan protein 3,8% dan lemak 5,0% (Sunarlim dkk, 1992). Disamping itu dibandingkan dengan susu sapi, susu kambing lebih mudah dicerna, karena ukuran molekul lemak susu kambing lebih kecil dan secara alamiah sudah berada dalam keadaan homogen (Sunarlim dkk, 1992) (Sinn, 1983).

Produktivitas biologis kambing cukup tinggi, 8-28% lebih tinggi dibandingkan sapi (Devendra, 1975). Jumlah anak per kelahiran (litter size) bervariasi 1 sampai dengan 3 ekor dengan tingkat produksi susu yang melebihi dari kebutuhan untuk anaknya, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai produk komersial dan tidak mengganggu proses reproduksinya. Biaya investasi usaha ternak kambing relatif rendah dan pemeliharaannya pun jauh lebih mudah dibanding sapi.

Pengembangan usaha kambing PE mempunyai peluang pasar yang cukup tinggi di Kabupaten Cianjur karena daya dukung kesesuaian iklim dan aksesibilitas ke berbagai daerah konsumen. Tingginya impor dan masih rendahnya produksi susu sapi dalam negeri, merupakan pasar yang perlu dijajagi.

Dari aspek produksi daging, permintaan daging kambing di Indonesia maupun di dunia juga mengalami peningkatan pesat selama 10 tahun terakhir ini. Indonesia mengkonsumsi kambing sebagai salah satu sumber protein hewani yang utama setelah sapi dan ayam. Pasokan daging kambing relatif terbatas karena usaha peternakan kambing di Indonesia di dominasi oleh usaha rumah tangga dengan skala pemilikian 4 – 10 ekor.

Permintaan kambing untuk konsumen khususnya seperti restauran dan hotel-hotel masih dipenuhi oleh impor. Hal ini disebabkan daging kambing dalam negeri kurang sesuai untuk masakan yang dikehendaki oleh restauran dan hotel tersebut. Pengembangan pasar ke pasar spesifik merupakan peluang ekonomi yang pantas diraih dengan pengusahaan peternakan kambing sistem ranch, dan hal ini sangat sesuai dengan kambing PE. Komoditas susu kambing juga memiliki propek yang baik sejalan dengan semakin memasyarakatnya susu tersebut.

Kabupaten Cianjur memiliki keunggulan komparatif dalam usaha peternakan kambing karena ketersediaan lahan luas diikuti oleh kemampuan penduduk dalam menangani ternak ini. Perkembangan teknologi dalam bidang peternakan yang pesat memungkinkan untuk mencapai produktivitas lebih dari yang ada pada saat ini.

PELUANG PASAR
1. Karakteristik Pasar
Pasar bagi daging kambing dapat digolongkan menjadi 2 bagian besar yakni pasar tradisional bagi masyarakat pedesaan dan sebagian masyarakat kota dan pasar khusus bagi masyarakat kota. Kedua jenis konsumen daging kambing ini mempunyai karakteristik yang berbeda. Konsumen dari pasar tradisonal belum memperhatikan aspek-aspek kesehatan hewan, pembangunan jenis daging dan cara penanganan daging. Sedang konsumen masyarakat kota sangat memperhatikan masalah-masalah kesehatan hewan/daging, cara penanganan dan pembagian jenis daging. Besarnya pangsa kedua jenis pasar ini tak dapat ditentukan.

Pada pasar tradisional, daging kambing dibeli oleh pedagang dari ternak, kemudian dipotong di rumah pemotongan hewan atau dipotong sendiri. Penjualan daging ini dilaksanakan di pasar-pasar umum. Pasar khusus masyarakat kota umumnya membeli dari pedagang daging yang telah disertifikasi. Daging dipotong di rumah pemotongan hewan dan dijual di supermarket atau di toko-toko khusus yang menjual daging. Hotel dan restoran selain membeli dari supermarket juga membeli dari pemasok yang khusus mengantarkan daging ke restoran sesuai dengan pesanan.

Tingkat permintaan daging kambing tidak terlalu fluktuatif sepanjang tahun, namun permintaan akan meningkat dengan cepat pada saat Hari raya Idul Adha. Pada hari raya tersebut, biasanya permintaan daging akan meningkat dan harga akan meningkat pula. Pada Hari raya Idul Adha, dijual kambing hidup yang sehat untuk digunakan pada kegiatan keagamaan.

Persepsi konsumen. Dari hasil studi Sukmawati et al. 19.., memperlihatkan tentang posisi susu kambing yang semakin penting di amsyarakat. Dari hasil wawancara tersebut, bahwa sebagian besar konsumen memanfaatkan susu kambing sebagai obat (56,3%) selebihnya untuk menambah daya tahan tubuh (31,2%) dan sebagai aprodisiak (12,5%). Susu kambing lebih dikeal sebagai penawar penyakit tertentu disamping sebagai sumber gizi. Konsumen beranggapan bahwa susu kambing bermanfaat sebagai penawar gatrointestinal, penyakit pernafasan (asma, TBC, bronkhitis) sebagai aprodisiak dan untuk menjaga kondisi kesehatan (thahar dkk, 1995). Dari uji organoleptik menunjukkan bahwa susu kambing cukup digemari seperti layaknya susu sapi (Sunarlin, 1992).

Susu kambing mempunyai kandungan total bahan kering (abu) dan lemak lebih tinggi daripada sapi, demikian juga kandungan mineralnya (Ca, P, Ca:P, CI, ,kecuali Fe dan Cu), vitaminnya (vitamin A dan B) serta riboflavin (tabel 1). Total protein, albinum dan globulin serta casein memang rendah, namun non protein nitrogen lebih tinggi pada kambing daripada susu sapi. Sunarlin memberikan analisis yang agak berbeda, kandungan protein susu kambing relatif lebih tinggi, yaitu 4,3% dibanding susu sapi (3%). Kandungan protein susu kambing hasil analisis ini lebih tinggi dibandingkan penelitian Triwulaningsih (1986) yang hanya 2,1%.

Sedangkan kadar lemak susu kambing (2,8%) lebih rendah dibandingkan kadar lemak susu sapi, yaitu 5,0%. Triwulaningsih melaporkan hasil yang relatif tinggi, yaitu 3,69%. Dari data yang ada, susu kambing ternyata sangat potensial sebagi sumber protein hewani disamping susu sapi. Bagi anak-anak (bayi) yang alergi terhadap susu sapi, susu kambing dapat menggantikannya. Oleh sebab itu, tepat sekali kalau pemasyarakatn susu kambing dikaitkan dengan program gizi keluarga dalam program posyandu. Di Inggris, susu kambing selain dikonsumsi, juga diolah menjadi berbagai bentuk seperti keju, krim, mentega dan yoghurt (Mackenzie,1970).

Harga yang sangat menarik. Persepsi tersebut diatas mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap mahalnya harga susu kambing jika dibandingkan harga susu sapi yang dapat mencapai 10 kali lipat. Harga susu kambing Etawah segar adalah Rp 12.000/liter di Jakarta, sebaliknya harga susu sapi Rp 2000 – 3000,-/liter.

Penentuan harga Jual Kambing
Penentuan harga ketika proses jual beli ternak, umumnya didasarkan pada kondisi fisik (bobot dan kesehatan) ternak. Karena kondisi fisik mencerminkan produksi dan kualitas karkas. Semakin bagus kondisi fisik si ternak, maka harga semakin tinggi. Ada beberapa hal juga menjadi pertimbangan dalam menentukan harga jual ternak. Berikut pertimbangan yang dimaksud.

a. Umur
Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur potong kambing berkorelasi positif dengan keempukkan daging yang dihasilkannya. Artinya, makin tua ternak dipastikan dagingnya lebih liat. Diketahui juga, daging yang berasal dari kambing tua baunya lebih menyengat. Konsumen umumnya lebih suka daging kambing yang empuk. Karena itu, faktor umur cukup memengaruhi harga jual kambing.
Ada tiga tipe daging kambing yang dihasilkan dan dikonsumsi sebagai berikut.
– Daging anak kambing (umur 8 – 12 minggu)
– Daging kambing muda (umur 1 – 2 tahun)
– Daging kambing tua (umur 2 – 6 tahun)

b. Kebiri
Kambing muda siap potong umumnya lebih murah dibandingkan dengan kambing muda kebirian, meski umur keduannya sama. Hal ini disebabkan karena persentase karkas kambing muda akan lebih rendah dibandingkan dengan kambing jantan kebiri.
Tips Memilih kambing Aqiqah yang Sehat:

  1. Hewan aqiqah harus cukup umur. Untuk kambing, umur ideal dijadikan hewan aqiqah adalah 12 – 18 bulan. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat dari catatan kelahiran atau gigi susu yang dimiliki kambing. Bila gigi susu telah tanggal, kambing tersebut sudah cukup umur.
  2. Amati aktivitas si kambing. Bila pergerakannya aktif saat didekati, kambing tersebut sehat. Selain itu, kambing yang sehat memiliki selera makan yang baik.
  3. Memiliki bulu yang halus, mengilap, tidak rontok, tidak ada perubahan warna, dan tidak dihinggapi parasit kulit.
  4. Matanya bersinar jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air, tidak berwarna merah, dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Hindari membeli kambing yang matanya berwarna keruh. Ciri ini menandakan kambing tersebut sedang sakit.
  5. Bentuk tubuhnya standart dan tidak cacat.
  6. Perhatikan mulutnya. Jika sering mengeluarkan banyak air liur dan terdapat bintil-bintil merah di dalam mulutnya, berarti kambing tersebut sedang sakit.
  7. Perhatikan kondisi fisik lainnya, seperti hidung, mulut, kuku, kulit,bulu ekor, dan bagian dubur hewan tersebut. Pastikan semua dalam kondisi baik dan bersih.
  8. Hati-hati ketika membeli kambing saat musim hujan. Pasalnya, pada musim hujan, kambing rawan mengalami diare atau cacingan.

Jenis dan Daftar Harga Kambing Terbaru 2018

Harga Kambing Kacang (jawa)
Untuk harga yang pertama adalah kambing jawa atau biasa di panggil kambing jawa (lokal). Untuk ras ini, paling banyak di Indonesia dan paling mudah untuk di cari, terutama di daerah jawa timur dan jawa tengah. Dan untuk masalah harga, jenis kambing jawa atau kacang sangat bervariasi di lihat dari umur kondisi fisik , kesehatan, jenis kelamin dan lainnya. Untuk harganya mulai dari harga 800 ribu sampai 2,5 juta rupiah.
Berikut daftar Harga Kambing Kacang
β€’ Kambing betina anakan umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 800.000,-
β€’ Kambing betina anakan Umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.300.00,-
β€’ Kambing betina Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 1.800.000,-
β€’ Kambing Betina Umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.300.000,-
β€’ Kambing Jantan anakan Umur 3 – 5 bulan berkisar antara Rp 1.000.000,-
β€’ Kambing jantan anakan umur 6 – 7 bulan berkisar antara Rp 1.600.000,-
β€’ Kambing jantan Umur 8 – 12 bulan berkisar antara Rp 2.300.000,-
β€’ Kambing jantan umur 1 – 2 tahun berkisar antara Rp 2.600.000,-

Daftar Harga Kambing Etawa
Kemudian ada kambing etawa, hewan pemakan rumput ini berasal dari india yang berhasil di kembangkan dan di budidaya di Negara kita dengan sangat baik, dan menjadi andalan para peternak kambing sukses di era modern ini. Untuk populasi dan perkembangannya pun tidak kalah saing dengan kambing lokal atau kambing jawa (kacang). Namun kambing etawa ini memiliki keunggulan yaitu dengan postur tubuh yang lebih besar seta menghasilkan daging yang sangat banyak. Untuk urusan harga tentunya jauh di atas kambing lokal.

Untuk saat ini jenis kambing etawa sangat menjadi primadona di dalam pasar kambing. Banyak dari peternak kambing beralih fungsi menjadi peternak kambing etawa. Mungkin karena bersifat multi fungsi kambing besar ini menjadi andalan para peternak sukses. Sebab dengan beternak kambing etawa keuntungan yang di dapat bisa berkali kali lipat. Etawa sendiri bisa di fungsikan sebagai kambing pedaging, penghasil susu, dan sebagai kambing kontes.
Dan untuk masalah harga kambing etawa anda bisa melihatnya di bawah ini,
β€’ Etawa betina anakan Umur 3 – 5 bulan —>> Rp 1.700.000,-
β€’ Etawa Betina nakan Umur 6 – 7 bulan —>> Rp 2.200.000,-
β€’ Etawa Betina Umur 8 – 12 bulan —>> Rp Rp 3.000.000,-
β€’ Etawa Betina Dewasa Umur 1 – 2 tahun —>> Rp 3.500.000,-
β€’ Etawa Jantan Anakan Umur 3 – 5 bulan —>> Rp 2.000.000,-
β€’ Etawa jantan Anakan Umur 6 – 7 bulan —>> Rp 3.000.000,-
β€’ Etawa Jantan Umur 8 – 12 bulan —>> Rp 4.000.000,-
β€’ Etawa Jantan Umur 1 – 2 tahun —>> Rp 5.000.000,-

Daftar harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
Kambing peranakan Etawa (PE) adalah kambing hasil dari kawin silang antara kambing etawa dan jawa (lokal). Untuk kualitasnya tidak kalah dengan kambing lain dan termasuk kambing yang mempunyai keunggulan, keunggulan yang sangat menonjol dari Peranakan etawa ini adalah tingkat adaptasinya yang sangat tinggi. Atas keunggulannya tersebut sudah banyak para peternak yang membudidayakan kambing ini.
Untuk harganya bisa anda lihat di bawah ini,
β€’ PE Betina Anakan Berumur 3 – 5 bulan >> Rp 1.000.000,-
β€’ PE Betina anakan Berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.500.000,-
β€’ PE betina Berumur 8 – 12 bulan >> Rp 2.000.000,-
β€’ PE betina Berumur 1 – 2 tahun >> Rp 2.500.000,-
β€’ PE Jantan Anakan Berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 1.400.000,-
β€’ PE Jantan Anakan Berumur 6 – 7 bulan >> Rp 1.800.000,-
β€’ PE Jantan Berumur 8 – 12 bulan >> Rp 2.500.000,-
β€’ Pe Jantan Berumur 1 – 2 tahun >> Rp 3.200.000,-

Daftar Harga kambing Gibas
Selanjutnya kambing gibas, untuk urusan harga kambing yang satu ini memiliki harga yang paling rendah jika di banding dengan harga kambing lain. Nah langusung saja, berikut harga kambing gibas,
β€’ Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 600.000,-
β€’ Kambing Gibas Betina Anakan Berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.200.000,-
β€’ Kambing Gibas Betina Berumur 8 – 12 Bulan >> Rp 1.600.000,-
β€’ Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 3 – 5 Bulan >> Rp 1.000.000,-
β€’ Gibas Jantan Anakan Jantan berumur 6 – 7 Bulan >> Rp 1.200.000,-
β€’ Gibas Jantan Umur 8 – 12 Bulan >> Rp 2.100.000,-
β€’ Gibas jantan Umur 1 – 2 Tahun >> Rp 2.400.000,-

Nah itulah yang dapat kami sampaikan. Jika anda membutuhkan kambing untuk aqiqah dan qurban, maka Aqiqah Berkah solusinya. Harga terjangkau, kambing di ambil dari kandang sendiri, dan di ternak sendiri. Percayakan Aqiqah dan Qurban anda kepada kami. Untuk informasi dan pemesanan silahkan hubungi nomor berikut ini :

Informasi dan Pemesanan hubungi :
WA : +6281335680602
BBM : D801E13D
TELPON/SMS : 085749622504
-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah-_-

Tags: , , , ,