Bolehkah Mengaqiqah Diri Sendiri ?

BOLEHKAH MENGAQIQAHI DIRI SENDIRI ?

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarokatuh, Ustadz jika sewaktu kecil belum di aqiqahi, apakah boleh aqiqah ketika sudah dewasa ? Atau orangtua saya dahulu tidak mampu mengaqiqahi saya dan kini saya sudah sukses ingin aqiqah untuk diri sendiri, bolehkah ?

Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarokatuh. Alhamdulillah dan syukuri saudara muslim yang kini sudah sukses, namun jangan sampai kesuksesan menjadikan saudara lupa akan perintah agama. Sahabat Aqiqah Berkah yang dirahmati Allah, aqiqah pada hakikatnya adalah penebusan diri yang tergadai. Aqiqah menurut sebagian besar ulama dihukumi sunnah muakkad. Namun ada juga yang menyatakan wajib.

Para ulama ahli fiqih berselisih pendapat mengenai hukum mengaqiqahi untuk diri sendiri. Perselisihan tersebut dikarenakan kevaliditasan hadits yang membicarakan mengenai hal berikut ini,

أن النبي صلى الله عليه وسلم عق عن نفسه بعدما بعث نبيا

“Nabi Muhammad SAW mengaqiqahi dirinya sendiri setelah ia diutus sebagai Nabi”

(HR. Al Baihaqi 9:300)

Ada beberapa ulama yang menganjurkan mengaqiqahi diri sendiri seperti IbnuSirin dan Al Hasan Al Bashri. Ibnu Sirin berkata,

 لو أعلم أنه لم يعق عني لعققت عن نفسي 

“Seandainya aku tahu bahwa aku belum diaqiqahi, maka aku akan mengaqiqahi diriku sendiri “ (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnaf, 8:235-236)

Sahabah Aqiqah Berkah yang dirahmati Allah, berdasarkan perdebatan mengenai hadits diatas maka ada sebagian yang sepakat bahwa bagi yang belum pernah aqiqah maka segera aqiqah meskipun untuk diri sendiri. Namun ada juga yang memiliki pendapat berbeda, bahwa aqiqah itu tanggungan orang tua, bukan menajdi tanggungan anak. Bukan berarti aqiqah diri sendiri itu haram atau wajib, namun begitulah pendapat menurut ulama.

Jika anak belum diaqiqahi bapaknya ketika masih kecil, apakah boleh mengaqiqahi diri sendiri ? Sebagian besar ulama yang lebih kuat menganjurkan untuk melakukan aqiqah diri sendiri. Ibnu Qudamah mengatakan, “Jika dia belum diaqiqahi sama sekali, kemudian baligh dan telah bekerja, maka dia tidak wajib untuk mengaqiqahi dirinya sendiri”.

Imam Ahmad ketika ditanya tentang masalah ini, ia menjawab, “Itu adalah kewajiban orangtua, artinya tidak wajib mengaqiqahi diri sendiri. Karena yang lebih sesuai sunnah adalah dibebankan kepada orang lain (bapak). Sementara itu Imam Atha dan Hasan al Bashri mengatakan, “Dia boleh mengaqiqahi diri sendiri, karena aqiqah itu dianjurkan baginya, dan dia tergadaikan dengan aqiqahnya. Karena itu, dia dianjurkan untuk membebaskan dirinya”.

Sahabat Aqiqah Berkah, untuk meminimalisir waktu dan tenaga untuk melaksanakan aqiqah anak, kami punya solusi untuk anda. Dapatkan kemudahann beribadah dengan memesana paket aqiqah murah yang disediakan Aqiqah Berkah. Tersedia jasa aqiqah Jakarta Timur, Tangerang, Bogor, Bandung dan wilayah Jawa Barat lainnya dengan aqiqah peduli. Untuk wialyah Jawa Timur kami menyediakan paket aqiqah mandiri.

Untuk informasi dan pemesanan paket aqiqah dapat segera hubungi nomor layanan :

telpSMS atau Telephone : 0857 4962 2504

WA (1)Whatsapp : +6281 335 680 602

BBM_LogoPin BB : D801E13D

Kembali pada yang kita ulas kali ini, bolehkah mengaqiqahi diri sendiri ? Diatas tadi telah dijelaskan panjang dengan hadits-hadits. Pada intinya, sebagian ulama menyepakati hukum aqiqah adalah sunnah muakad, namun bagi saudara yang ingin beraqiqah diri sendiri itu pun tetap diperbolehkan dan tidak dihukumi haram. Alangkah lebih baik bila aqiqah sewaktu masih kecil berdasarkan anjuran syariat agama Islam.

Aqiqah memiliki hikmah yang salah satunya adalah ungkapan rasa syukur atau sedekah melalui pembagian makanan aqiqah. Maka tidak disalahkan dan tidak pula dibenarkan penuh bila mengaqiqahi diri sendiri ketika sudah dewasa dan mampu. Karena aqiqah merupakan ungkapan kebahagiaan yang dibagikan melalui masakan hewan sembelihan aqiqah tersebut.

Tags: , , , , , , , ,