Aturan Aqiqah

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa aqiqah merupakan sunah muakad. Aqiqah dilakukan sekali dalam seumur hidup. Hal-hal yang baik dilakukan sewaktu anak baru lahir adalah sebagai berikut :

  1. Hendaklah disuapi dengan sesuatu yang manis karena Rasulullah pernah menyuapi anak yang baru lahir dengan kurma.
  2. Hendaklah dibacakan adzan dekat telinganya yang kanan dan dibacakan iqamah di dekat telinga kirinya.

Aqiqah berasal dari bahasa arab yang secara etimologi berarti ‘memutus’. Menurut istilah, aqiqah berarti “menyembelih kambing pada hari ketujuh (dari kelahiran bayi) sebagai ungkapan rasa syukur atas rahmat Allah SWT. Syariat dalam agama islam salah satunya adalah melaksanakan aqiqah. Status hukum aqiqah adalah sunnah. Namun beberapa yang mengatakan wajib, namun para ulama seperti Imam Syafi’i, Imam Ahmad dan Imam Malik tidak sependapat dengan hal itu.

Imam Asy Syafi’i mensyaratkan bahwa yang dianjurkan aqiqah adalah orang yang mampu. Aqiqah menjadi tanggung jawab ayah sebagai karena penanggung nafkah keluarga.

Adapun hikmah disyariatkannya aqiqah antara lain :

  1. Aqiqah itu merupakan suatu pengorbanan yang akan mendekatkan anak kepada Allah sejak awal menghirup udara kehidupan.
  2. Suatu penebusan bagi anak dari berbagai musibah dan kehancuran.
  3. Bayaran utang anak untuk memberikan syafaat kepada kedua orang tuanya.
  4. Sebagai media mengekspresikan rasa gembira dengan melaksanakan syariat islam dan semakin bertambahnya keturunan mukmin yang akan memperbanyak umat Rasulullah Saw di hari kiamat.
  5. Dapat memberikan sumber jaminan sosial dan menghapus gejala kemiskinan di dalam masyarakat.

Syarat hewan yang disembelih untuk aqiqah sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sebagai berikut :
1. Kambing: sempurna (tidak cacat) berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
2. Domba: sempurna (tidak cacat) berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
3. Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
4. Dagingnya tidak boleh dijual.

Tata cara penyembelihan hewan aqiqah harus sesuai dengan tuntutan dan syariat ajaran Islam, yakni :
1. Membaca Basmallah
2. Membaca Shalawat Nabi
3. Membaca Takbir
4. Disembelih sendiri (apabila diwakilkan hendaknya menyaksikan penyembelihan)
5. Membaca doa penyembelihan aqiqah
6. Hewan yang disembelih dihadapkan ke kiblat dengan posisi di miringkan, rusuk kiri disebelah kanan
7. Dagingnya setelah dimasak kemudian dibagikan kepada orang miskin dan tetangga
8. Dilaksanakan pada hari ke-7 / ke-14 / ke-21 dari hari kelahiran anak
9. Pada pelaksanaan tersebut juga dilakukan cukur/potong rambut bayi serta diberi nama yang baik

Imam Nawawi ra berkata dalam kitabnya, al-Majmu’, “Hewan yang layak atau sah disembelih sebagai hewan aqiqah adalah domba yang dewasa dan kambing dewasa yang sudah memiliki gigi seri (gigi depan).”

Domba dan kambing itu harus selamat dari cacat. Karena aqiqah adalah mengalirkan darah secara syar’i (sesuai dengan ketentuan Islam) maka sifat-sifat hewan yang disembelih untuk aqiqah sama dengan sifat-sifat hewan yang disembelih untuk kurban, sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad sahih bahwa Ibnu Abbas r.a. berkata “Rasulullah mengaqiqahkan Hasan da Husain masing-masing dengan seekor domba.”

Bagi anda yang ingin melakukan aqiqah anak, anda dapat segera memesan paket aqiqah ataupun kambing aqiqah. Aqiqah Berkah melayani pemesanan hewan qurban juga, baik hewan kambing maupun sapi. Harga paket aqiqah dapat anda pilih sesuai keinginan anda dengan harga yang relatif murah sehingga sangat membantu anda untuk dapat melaksanakan aqiqah.

Pemesanan jasa layanan aqiqah dapat menghubungi :

SMS : 0857 4962 2504
Whatsapp : +6281 335 680 602
Pin BB : 7C0B38CE

Aqiqah Berkah

Aqiqah Berkah

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,