Kriteria Kambing Untuk Aqiqah

Kriteria Kambing untuk Aqiqah

Hewan yang disembelih untuk aqiqah adalah kambing atau domba. Jumlahnya berbeda untuk bayi laki-laki dan bayi perempuan. Sembelihan untuk aqiqah bayi laki-laki adalah dua ekor kambing atau domba yang berdekatan umurnya. Sementara, bagi bayi perempuan hanya satu ekor kambing atau domba. Hal ini berdasarkan keterangan dari Ummi Kurz al-Kabiyya. Ia berkata :

“Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang berdekatan umurnya dan untuk anak perempuan satu ekor kambing.” (HR. Ahmad 6/422 dan at-Tirmidzi 1516).

Berdasarkan hadist tersebut, ada aturan tersendiri bila mempunyai anak kembar. Jika kedua anak adalah laki-laki, maka aqiqah berupa empat ekor kambing atau domba. Jika kembar perempuan, maka aqiqah berupa dua ekor kambing atau domba. Jika kembarnya adalah laki-laki dan perempuan, maka aqiqahnya adalah tiga ekor kambing atau domba. Jadi, jumlah sembelihan aqiqah adalah berdasarkan jenis kelamin bayi yang dilahirkan bukan berdasarkan jumlah bayi.

Namun, ada hadist yang mengatakan bahwa untuk bayi laki-laki boleh disembelihkan satu ekor kambing atau domba saja. Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah SAW aqiqah untuk sang cucu, Hasan dan Husain, adalah dua ekor kambing atau domba sesuai ketentuan aqiqah.

“Adalah Rasulullah SAW menyembelih hewan aqiqah untuk Hasan dan Husain masing-masing satu ekor kambing.” (HR. Ashabus Sunan).

Islam adalah agama yang tidak memberatkan. Bila orang tua memang tidak mampu, jumlah aqiqah untuk bayi laki-lakinya diperbolehkan hanya satu ekor kambing atau domba. Namun, jika kondisi mampu dan harta berlebih, maka sangat dianjurkan untuk menyembelih dua ekor kambing atau domba.

Tidak diperkenankan memaksakan diri untuk melakukan aqiqah. Misalnya, harus berutang hingga malah tidak bisa makan. Uang sudah habis untuk mencicil utang di kemudian hari. Meminjam uang yuntuk aqiqah sebenarnya diperbolehkan. Namun, harus diperhitungkan betul, utang untuk pelaksanaan aqiqah itu bisa kita bayar tanpa susah payah.

Kriteria Hewan Aqiqah
Aqiqah adalah suatu ibadah yang sudah jelas aturannya. Dalam hal ini termasuk jenis hewan sembelihan. Hewan yang dipergunakan untuk aqiqah adalah kambing kambing atau domba. Tidak dituntunkan jenis hewan yang lain, meskipun berukuran lebih besar atau lebih enak dagingnya. Sementara untuk jenis kelamin, boleh kambing atau domba jantan atau betina.

Daging Aqiqah
Daging hasil sembelihan aqiqah boleh dibagikan kepada siapa saja, dan diberikan dalam keadaan sudah dimasak. Sebagaimana yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW, daging aqiqah sebaiknya dibagikan ke lingkungan sekitar. Ke tetangga dan kerabat, baik muslim maupun nonmuslim, baik miskin maupun kaya. Hal ini dilakukan sebagai wujud dari rasa syukur dan harapan agar yang menerima daging aqiqah tersebut turut mendoakan kebaikan bagi anak yang baru lahir (at-Thifu wa ahkamuhu, ahmad bin ahmad al-Isawiy, hlm. 197).

Ayat Alquran yang dapat dijadikan sebagai landasan bahwa membagikan daging sembelihan aqiqah untuk nonmuslim diperbolehkan dalam rangka dakwah adalah :
“Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang yang tiada menerangimu karena agama dan tiada pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah : 8).

Dalam ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman, yang artinya :
“Mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim serta orang yang ditawan.” (QS. Al-Insan :8).

Kalimat “orang yang ditawan” menurut para ulama adalah “kalangan nonmuslim yang tetap dalam agama mereka”. Contoh lain yang menguatkan, Nabi Muhammad SAW sering memberi makan orang yahudi. Sahabat umar juga pernah memberi peminta-peminta dari kalangan Yahudi.

Sedangkan, landasan bahwa daging aqiqah hendaknya dibagikan dalam keadaan matang (sudah dimasak) adalah hadist berikut :
“sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan, dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya) dan disedekahkan pada hari ketujuh.” (HR. Al-Baihaqi).

Informasi dan Pemesanan Layanan Aqiqah Hubungi :

WA                             : +6281335680602

BBM                           : 7C0B38CE

TELPON/SMS            : 085749622504

 

Tags: , , , , , ,