Kenali 5 Penyakit Pada Bayi

KENALI 5 PENYAKIT PADA BALITA

Jika dibandingkan dengan orang dewasa, balita lebih rentan terhadap beberapa penyakit. Beberapapenyakit mungkin dianggap ringan dan biasa namun hal tersebut membuat orangtua akan sangat khawatir terhadap anak. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui penyakit pada balita.

Spark-

Wilayah Indonesia yang merupakan wilayah daerah tropis menjadikan variasi mikroorganisme penyebab penyakit balita lebih beragam dan bermacam-macam. Dibutuhkan pegetahuan spesialis untuk mengetahui penyakit yang biasa menghinggapi balita, agar orang tua dapat bertindak cepat dan tepat dalam mengatasi atau mencegah kondisi tersebut.

Orangtua akan tetap khawatir dan resah meskipun sakit yang menyerang anak tergolong penyakit ringan dan biasa. Penyakit apa saja yang sering menyerang balita ? Bagaimana cara menangani atau memberikan pertolongan pertama pada balita yang terserang penyakit ?

DIARE

Diare menurut para ahli kesehatan anak merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi terhadap balita. Terdapat banyak hal yang menyebabkan balita mengalami diare atau gangguan pencernaan termauk diantaranya adalah infeksi bakteri, sensitif terhadap beberapa jenis makanan dan terlalu banyak meminum juz buah.

Apabila dalam waktu 24 jam kondisi balita belum membaik, apalagi jika disertai muntah dan demam, maka segeralah hubungi dokter anak. Perbanyak pula asupan cairan khususnya air putih atau oralit untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

DEMAM

Sebenarnya demam bukanlah sebuah penyakit. Demam adalah kondisi dimana tubuh mengalami kenaikan suhu sebagai respon dari berbagai kondisi termasuk infeksi, tumbuh gigi atau setelah imunisasi. Segera hubungi dokter apabila balita dibawah usia 3 bulan memiliki suhu 38 derajat celcius dan berusia 3-6 memiliki suhu 38.3 derajat celcius melalui pengukuran lewat anus.

Segera kompres kepala balita menggunakan kain basah atau kompres siap pakai. Upayakan bayi minum ASI banyak dan angan kenakan pakaian terlalu tebal atau berlapis-lapis.

SEMBELIT

Cara yang mudah untuk mendeteksi sembelit pada bayi atau balita adalah dengan cara mengamati pada saat mereka membuang air besar. Jika balita menangis setiap kali BAB dan fesesnya berbentuk padat dan cukup keras, maka kemungkinan sang balita mengalami sembelit.

Tambahkan asupan cairan yang berasal dari ASI atau juz buah karena akan membantu meringankan tanda-tanda sembelit. Hubungi dokter dengan segera bila kondisi bayi tidak membaik.

Kenali5 PenyakitPada Bayi

RUAM

Terjadinya ruam pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa faktor meliputi kulit kering, infeksi, lecet atau alergi. Kulit bayi jauh lebih sensitif bila dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Sehingga lebih rentan terhadap penyebab ruam.

Untuk menghindari ruam karena akibat pemakaian popok, jangan biarkan popok basah terlalu lama. Jika popok sudah penuh, segera ganti dengan yang baru. Gunakan juga lotion khusus bayi atau baby oil untuk mengatasi kulit kering bayi.

BATUK

Beberapa penyebab batuk pada balita disebabkan beberapa hal, yang paling umum adalah karena infeksi virus. Bila batuk disertai dengan demam sedang, kemungkinan disebabkan olehh inveksi virus. Para ahli kesehatan anak mengingatkan bahwa obat batuk sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang berusia dibawah 4 bulan.

Berikan ASI lebih sering, pantau kondisi demam bayi. Jika dalam beberapa hari tidak membaik, segera hubungi dokter. Para orangtua harus waspada karena beberapa batuk juga disebabkan oleh infeksi bakteri dan biasanya kondisi ini jauh lebih berbahaya dibandingkan batuk yang disebabkan oleh inveksi virus.

Nah itulah 5 penyakit yang sering terjadi pada balita dan bayi. Orangtua perlu mewaspadai sang bayi baik dari segi kebersihan lingkungan, makanan dan pakaian bayi. Jangan biarkan bayi anda terkena sakit yang berlarut-larut meskipun itu penyakit ringan.

Tags: , , , , , , , , , ,