Kambing Untuk Aqiqah

Segera Hubungi

SMS : 0857 4962 2504 / Whatsapp : +6281 335 680 602
Pin BB : 7C0B38CE

HP. 085749622504,Jasa Aqiqah di Kuala Pembuang

Sebelum melaksanakan aqiqah untuk anak, sangat penting untuk mengetahui syarat dan ketentuan kambing atau domba yang disembelih untuk aqiqah. Melaksanakan aqiqah anak sebuah ibadah yang mendatangkan pahala, sehingga orangtua hendaknya melaksanakan dengan sebaik-baiknya dan sesuai dengan tuntunan syariah dalam melaksanakannya.

Ada beberapa ketentuan untuk dapat memilih kambing Aqiqah. Panduan ketentuan yang paling utama adalah dari Rasulullah SAW :

Dari Jabir Radhiyallahu ta`ala ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Jangan kalian menyembelih kecuali hewan yang sudah memenuhi umur, kecuali kalau sulit bagi kalian. Apabila sulit bagi kalian maka sembelihlah jada-a dari domba.”

“Empat macam binatang yang tidak sah dijadikan qurban: 1. Cacat matanya, 2. sakit, 3. pincang dan 4. kurus yang tidak berlemak lagi “ (HR Bukhari dan Muslim).

Untuk mengetahui mengenai cacat tidaknya kambing aqiqah, periksalah tanduk, gigi serta bulu kambing. Apakah giginya lepas atau tanduknya patah. Perhatikan pula beberapa penyakit yang sering menyerang kambing, karena jika yang anda sembelih ternyata kambing yang berpenyakit ini maka akan membahayakan kehidupan masyarakat yang memakan daging aqiqah tersebut.

Perlu diperhatikan pula dari segi fisik kambing, sedang sakit atau kambing tersebut sehat. Ada baiknya anda menggunakan jasa aqiqah agar lebih mudah dalam melaksanakan aqiqah untuk buah hati anda. Banyak penawaran jasa aqiqah, namun anda harus teliti dalam menentukan jasa aqiqah yang akan anda gunakan.

Berikut ini adalah ketentuan hewan yang diperbolehkan untuk aqiqah :

  1. Jenis kambing untuk aqiqah boleh menggunakan kambing yang berjenis kelamin laki-laki atau kambing jantan atau betina.
  2. Tentang umur dari kambing itu sendiri mereka mengkiaskan dengan umur kambing dhahaayaa (kambing qurban), yaitu : Untuk domba atau biri-biri cukup satu tahun atau kurang sedikit. Untuk kambing biasa umurnya cukup dua tahun dan masuk tahun ketiga.
  3. Adapun tentang sifatnya pun dikiaskan dengan dhahaayaa yaitu kambing yang sehat dan bagus bukan kambing yang cacat dan sakit sebagaimana yang telah diterangkan oleh Imam Malik.

Setelah menemukan kambing yang pas dan sesuai untuk sembelihan aqiqah, maka daging kambing yang akan dibagikan dalam aqiqah haruslah dalam keadaan matang atau sudah dimasak. Dengan membagikan daging aqiqah dalam keadaan matang berrati ia telah menanggung biaya masak bagi orang miskin dan para tetangga yang kemungkinan tidak dapat memasaknya ketika mendapat dalam keadaan mentah.

Waktu penyembelihan kambing atau hewan untuk aqiqah jika memungkinkan dilangsungkan pada hari ke tujuh. Jika tidak, maka pada hari ke empat belas. Dan apabila masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke dua puluh satu dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan lagi maka pada kapan saja.

Tata cara penyembelihan hewan aqiqah harus sesuai dengan tuntutan dan syariat ajaran Islam, yakni :

1. Membaca Basmallah
2. Membaca Shalawat Nabi
3. Membaca Takbir
4. Disembelih sendiri (apabila diwakilkan hendaknya menyaksikan penyembelihan)
5. Membaca doa penyembelihan aqiqah
6. Hewan yang disembelih dihadapkan ke kiblat dengan posisi di miringkan, rusuk kiri disebelah kanan
7. Dagingnya setelah dimasak kemudian dibagikan kepada orang miskin dan tetangga
8. Dilaksanakan pada hari ke-7 / ke-14 / ke-21 dari hari kelahiran anak
9. Pada pelaksanaan tersebut juga dilakukan cukur/potong rambut bayi serta diberi nama yang baik

Bagi yang masih bingung akan diolah menjadi masakan seperti apa daging kambing, anda dapat membuat sederhana dengan memasak menjadi sate kambing. Ini merupakan masakan sederhana dengan bahan daging kambing.

Selain diolah menjadi sate, daging kambing dapat diolah menjadi masakan yang lebih lezat lagi dengan sate kambing bumbu rendang. Bahan-bahannya serupa dengan memasak sate biasanya, yang membedakan hanya ada tambahan bumbu rendang.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,