Kambing Aqiqah Lamongan

Kambing Aqiqah Lamongan

Haii….sahabat…belum bosan dengan pembahasan-pembahasan kami mengenai Aqiqah kan..?tapi tenang aja sahabat, kini kami membahas mengenai Kambing Aqiqah Blitar. Mungkin ini bisa menjadi patokan yang akan atau mau membeli kambing dan juga yang mau beternak kambing dirumah. Berikut ini ulasan soal perawatan ternak yang akan di gunakan untuk beternak kambing. Tapi kami akan mengulas sedikit megenai wisata lamongan. Monggo di baca…

Berikut beberapa wisata lamongan untuk liburan anda, antara lain :

1. Waduk Gondang
Waduk Gondang adalah salah satu tujuan andalan orang Lamongan dan sekitarnya untuk piknik atau jalan-jalan. Seperti namanya, ini sebuah waduk alias tempat air yang buaanyaakk sekali. Letaknya sekitar 19 km arah barat Lamongan. Dari kota Lamongan, anda bisa memakai kendaraan umum atau pribadi. Sudah diresmikan sejak lama, sejak zaman Orde Baru, tepatnya oleh Bapak Soeharto tahun 1987.

Waduk Gondang luasnya 6,60 hektar (ha) dengan kedalaman air sekitar 29 meter. Cukup untuk menenggelamkan gedung berlantai delapan. Ada delapan desa yang tepinya bersinggungan dengan waduk ini, yaitu Sidorejo, Deketagung, Gondang Lor, Daliwangun, Sekidang, Wudi, Sukobendu, dan Wonorejo. Pemandangan paling baik adalah sore hari saat matahari pelan-pelan terbenam di ufuk barat.

Salah satu keuntungan menikmati WAduk Gondang Lamongan adalah situs ini dekat dengan situs wisata lainnya, yaitu makam Dewi Sekardadu, salah satu tokoh sejarah Lamongan. Makamnya ditemukan tahun 1911 dan dipugar tahun 1917 oleh pemerintah setempat. Dewi Sekardadu adalah putri Blambangan, istri Kanjeng Maulana Iskak. Ia juga disebut Mbok Rondo Gondang, sesepuh warga Gondang, dan merupakan ibu Jaka Samudra atau Sunan Giri.

2. Goa Maharani Zoo
Masih di Kecamatan Paciran, tidak jauh dari Wisata Bahari Laongan ada satu tempat menarik yang wajib dikunjungi yaitu MAZOLA. Letaknya masih berada dalam satu komplek dengan WBL jadi kamu tidak perlu susah-susah melacaknya lewat GPS. MAZOLA ini sendiri merupakan perpaduan antara kebun binatang dan wisata gua yang sekaligus sebuah akronim dari Maharani Zoo and Gua Lamongan. Gua Lamongan yang dimaksud tidak lain adalah Gua Maharani.

Nama Gua Maharani mungkin tidak asing di telinga kalian, yap banar ini adalah salah satu gua paling indah di negeri kita. Menariknya konsep pengelolaan gua ini dipadukan dengan kebun binatang. Jadi setiap pengunjung yang datang bisa melihat aneka satwa sekaligus mengagumi keindahan interior gua. Di dalam kawasan 3 hektar tersebut dipelihara tak kurang dari 115 spesies hewan dari dalam dan luar negeri. Tersedia papan petunjuk runtut yang terpasang di sana sebagai petunjuk rute yang harus dilalui traveler sehingga kamu tidak perlu khawatir tersesat.

3. Sendang Brumbung
Tempat wisata lainnya yang juga ada di Kecamatan Paciran adalah Sendang Brumbung. Ini merupakan kolam pemandian air panas yang memiliki sejarah panjang dan disebut-sebut memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit. Sendang Brumbung beralamat di Desa Kranji. Warga setempat percaya jika sumber air panas ini telah ada sejak zaman Walisongo tepatnya semasa hidup dari Sunan Drajat.

Ukuran kolam air panas ini tidak terlalu besar hanya 5×10 meter yang terbagi menjadi dua kolam. Awalnya kolam ini hanya dimanfaatkan bagi warga sekitar untuk keperluan pribadi tapi lama-kelamaan banyak traveler yang datang juga ingin membuktikan khasiat air sendang atau hanya sekedar piknik. Menurut cerita, dahulu air sendang ini berubah warna dan sempat meracuni penduduk desa namun setelah Sunan Drajat menancapkan tongkat ke tanah kapur di dekat sendang yang kemudian mengeluarkan air yang tiada hentinya hingga kini.

4. Museum dan Makam Sunan Drajat
Sunan Drajat adalah tokoh penyebar agama Islam di Jawa Timur, terutama di sekitar Kabupaten Lamongan. Para ahli sejarah memperkirakan Sunan Drajat lahir pada tahun 1470 Masehi. Ia punya nama kecil Raden Qasim, dan setelah dewasa bergelar Raden Syarifudin. Ia adalah anak alias putra Sunan Ampel, Walisongo paling terkenal di Jawa Timur, dan bersaudara dengan Sunan Bonang.

Setelah cukup umur, Sunan Drajat membangun pesantren Dalem Duwur di desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan. Tempat tersebut adalah tanah perdikan hadiah dari Sultan Demak. Sunan Drajat memperoleh gelar Sunan Mayang Madu dari Raden Patah pada tahun 1520.

Makam Sunan Drajat bisa dicapai dari Lamongan hanya dalam waktu setengah jam. Bila dari Surabaya, Anda bisa melewati Tuban lewat Jalan Daendels (Anyar-Panarukan).

Bupati Lamongan Mohamad Faried yang bertekad menyelamatkan warisan sejarah tersebut mempunyai inisiatif memperbaiki makam, museum dan masjid Sunan Drajat dengan lebih bagus. Semangatnya mendapat dukungan dari masyarakat dan Gubernur Jawa Timur saat itu, Basofi Sudirman. Sejak tahun 1992 hingga 1994 pemkab membangun situs bersejarah tersebut. Mereka berupaya menyelamatkan situs makam, cungkup sitinggil, renovasi pasehan, bale rante dan sebagainya. Dananya berasal dari APBD Pemkab dan APBD Jawa Timur, nilainya ratusan juta rupiah. Peresmiannya secara bertahap dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Basofi Sudirman dan Menteri Penerangan RI antara tahun 1992 hingga 1994.

5. Sunan Sendang Duwur
Sunan Sendang Duwur adalah tokoh penyebar agama Islam di Lamongan. Ia aslinya bernama Raden Noer Rahmad, dan merupakan putra Abdul Kohar Bin Malik Bin Sultan Abu Yazid. Ayahnya ini asli dari Baghdad atau lrak. Raden Nur Rahmad lahir pada tahun 1320 dan meninggal pada tahun 1585. Kedua tahun tersebut tertera pada dinding makam Sunan Sendang Duwur. Jadi usianya 265 TAHUN! Mungkinkah? Wallahu a’lam.

Sunan Sendang Duwur terkenal karena mampu memindahkan masjid dalam semalam dari Mantingan ke Bukit Amitunon, Sendang Duwur dan dikenal sebagai Masjid Sendang Duwur. Bangunan makam Sunan Sendang Duwur terletak nyaman di atas bukit Amitunon di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran Lamongan. Ini adalah makam berarsitektur paduan antara Islam dengan Hindu. Di bangunan ada gapura di bagian luar dengan bentuk mirip tugu Bentar di Bali, sedangkan gapura bagian dalam berbentuk paduraksa. Sedangkan di dinding penyangga cungkup makam dihiasi ornamen ukiran kayu jati yang artistik dan mengagumkan.

Nah itulah yang dapat kami sampaikan mengenai wisata di Kota Lamongan. semoga bermanfaat…..

Perawatan Ternak
Perawatan merupakan salah satu bagian daripada pemeliharaan ternak yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Beberapa perawatan penting yang harus dilakukan secara rutin dalam pemeliharaan ternak yaitu domba kambing antara lain:

harga-kambing-etawa
1). Memandikan
Ternak yang tidak pernah dimandikan, maka bulunya akan kotor, gembel dan lembab terutama domba yang tidak pernah dicukur bulunya. Keadaan seperti ini merupakan tempat yang baik untuk bersarangnya kuman penyakit, parasit dan jamur yang dapat membahayakan terhadap kesehatan ternak.

Tujuan memandikan ternak yaitu untuk menjaga kesehatan ternak dari kuman penyakit, parasit dan jamur yang bersarang dalam bulu. Ternak yang dimandikan tampak lebih bersih, menarik dan lebih sehat.

Sebaiknya ternak dapat dimandikan secara rutin untuk jantan seminggu sekali sedangkan betina dapat dimandikan sebulan sekali. Dalam memandikan ternak jantan dapat di dalam kandang atau dapat dilakukan di luar kandang atau di tempat pemandian (sumur dan kolam renang), sedangkan ternak betina dimandikan di dalam kandang sekaligus untuk sanitasi kandang.

2). Pencukuran bulu
Domba yang tidak pernah dicukur bulunya akan menjadi gembel dan akan sulit untuk dibersihkan, kondisi bulu yang seperti ini merupakan tempat yang baik untuk bersarangnya penyakit, parasit dan jamur yang dapat membahayakan kesehatan ternak.

Tujuan dilakukan pencukuran yaitu untuk menjaga kesehatan dari kuman penyakit, parasit-parasit luar (ektoparasit) seperti kutu serta penyakit kulit lainnya yang disebabkan oleh jamur. Selain untuk pencegahan penyakit, pencukuran juga dilakukan untuk memperindah domba terutama pejantan. Pada betina, seluruh rambut yang menempel di badan dipotong sedangkan pada jantan biasanya disisakan pada bagian leher (jenggot) dan punggung bagian depan untuk menambah kesan kejantanan dan keindahan ternak.Sebelum dicukur sebaiknya domba dimandikan terlebih dahulu agar dalam pelaksanaan pencukuran lebih mudah.

Pencukuran dapat dilakukan setahun 1 sampai 2 kali pada betina, sedangkan pada pejantan dilakukan setiap 3 sampai 4 bulan karena pejantan harus selalu kawin dan jika rambutnya panjang akan mengganggu aktivitas perkawinan, juga mengurangi keindahan. Pencukuran yang pertama dilakukan pada waktu domba telah berumur lebih dari 6 bulan agar domba tidak stress.

3). Pembutrikan
Pembutrikan merupakan kegiatan khusus dalam perawatan anak jantan dan jantan muda serta jantan dewasa. Pembutrikan merupakan pemotongan bulu disekitar tanduk khusus untuk domba garut jantan. Bulu disekitar tanduk dipotong sampai bersih karena bulu disekitar tanduk tersbut akan tumbuh dengan baik dan cepat sehingga dapat menghambat daripada pertumbuhan tanduk, karena tanduk dan bulu akan berebutan makanan, sehingga dengan dilakukan pembutrikan ini tanduk akan tumbuh dengan cepat. Anak jantan mulai dibutrik pada umur satu bulan dan selanjutnya dibutrik setiap bulan untuk mempercepat proses pertumbuhan tanduk. Pada domba garut perawatan tanduk merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi daya jual domba tersebut.

Selain untuk mempercepat pertumbuhan tanduk, khususnya pada pejantan dewasa akan menyebabkan kerusakan pada tanduk yaitu tanduk akan mudah keropos dan pecah dan apabila diadukan maka tanduk akan pecah.

4). Pemotongan kuku
Pemotongan kuku merupakan salah satu dari kegiatan perawatan kesehatan DOKA. Kuku yang panjang akan mengganggu proses pertumbuhan anak, karena anak akan berjalan dengan tidak wajar akibat terganggu oleh kuku.

Cara berjalan yang tidak wajar tersebut akan terus terbawa sampai dewasa, hal ini akan menurunkan nilai jual. Pada DOKA dewasa, pemotongan kuku juga merupakan langkah preventif terhadap kemungkinan terjangkitnya penyakit kuku (pododermatitis) akibat banyak terselipnya kuman-kuman penyakit pada sela-sela kuku. Selain itu kuku yang panjang terutama pada jantan akan mengganggu proses perkawinan karena pejantan tidak bisa berdiri secara sempurna. Jika kuku tersebut patah maka akan mengakibatkan luka dan infeksi. Pemotongan kuku pada anak dimulai sejak anak berumur 6 bulan dan selanjutnya dilakukan seperti pada induk betina dan pejantan, yaitu 3-6 bulan sekali.

5). Pemberian telur dan madu
Pemberian telur dan madu ini khusus dilakukan pada domba pejantan pemacek, dengan tujuan untuk meningkatkan stamina, menjaga kesehatan dan memperbanyak sel telur yang dihasilkan. Pemberian telur ini biasanya diberikan setelah jantan melakukan perkawinan atau pada saat menjelang pejantan tersebut akan turun lapang (diadukan). Dosis pemberian yaitu 1 telur dicampur dengan madu sebanyajk 3 sendok teh, dan pemberiannya dengan cara dicekokkan.

6). Perbaikan dan pemeliharaan tanduk
Perbaikan tanduk ini jarang dilakukan. Perbaikan tanduk hanya akan dilakukan jika terdapat domba jantan yang tanduknya tidak simetris atau tanduknya rapat sampai menusuk ke lehernya, maka tanduk tersebut segera untuk diperbaiki. Cara perbaikan tanduk masih bersifat tradisional yaitu dengan cara tanduknya dibakar dengan mengggunakan bara api. Sebelum dilakukan pembakaran tanduk, tanduk tersebut diolesi dengan menggunakan kecap yang telah dicampur dengan minyak.

Tujuan pemberian kecap dan minyak pada saat pembakaran yaitu agar tanduk tidak terbakar dan gosong. Pembakaran tanduk ini biasanya dengan menggunakan obor, dimana api ditiup-tiupkan pada bagian tanduk yang akan diperbaiki. Prinsip dari pembakaran tersebut yaitu hanya untuk membuat tanduk tidak keras (agar empuk) pada saat diperbaiki (ditarik), jadi dalam proses pembakarannya api diusahakan hanya menghangatkan tanduk saja, api tidak boleh terus mengenai tanduk.

Setelah dibakar dan tanduk terasa sudah empuk maka tanduk ditarik atau diperbaiki dengan menggunakan tangan atau besi yang berlubang. Perbaikan tanduk dilakukan pertama kali pada saat ternak mencapai umur minimal 1 tahun (SP).

Nah itulah mungkin yang bisa kami sampaikan mengenai perawatan ternak kambing atau domba. Semoga membantu anda yang masih atau akan beternak. Selanjutnya akan kamu ulas mengenai harga kambing aqiqah dan tips-tips cara memilih kambing yang sehat.

Tips Memilih kambing Aqiqah yang Sehat

  1. Hewan aqiqah harus cukup umur. Untuk kambing, umur ideal dijadikan hewan aqiqah adalah 12 – 18 bulan. Untuk mengetahuinya, bisa dilihat dari catatan kelahiran atau gigi susu yang dimiliki kambing. Bila gigi susu telah tanggal, kambing tersebut sudah cukup umur.
  2. Amati aktivitas si kambing. Bila pergerakannya aktif saat didekati, kambing tersebut sehat. Selain itu, kambing yang sehat memiliki selera makan yang baik.
  3. Memiliki bulu yang halus, mengilap, tidak rontok, tidak ada perubahan warna, dan tidak dihinggapi parasit kulit.
  4. Matanya bersinar jernih, terbuka penuh, pupil bereaksi cepat, tidak keluar air, tidak berwarna merah, dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang. Hindari membeli kambing yang matanya berwarna keruh. Ciri ini menandakan kambing tersebut sedang sakit.
  5. Bentuk tubuhnya standart dan tidak cacat.
  6. Perhatikan mulutnya. Jika sering mengeluarkan banyak air liur dan terdapat bintil-bintil merah di dalam mulutnya, berarti kambing tersebut sedang sakit.
  7. Perhatikan kondisi fisik lainnya, seperti hidung, mulut, kuku, kulit,bulu ekor, dan bagian dubur hewan tersebut. Pastikan semua dalam kondisi baik dan bersih.
  8. Hati-hati ketika membeli kambing saat musim hujan. Pasalnya, pada musim hujan, kambing rawan mengalami diare atau cacingan.

Harga kambing di tahun 2016, antara lain :

  1. Harga Kambing Gibas
    Kambing gibas juga sering disebut juga kambing gimbal. Secara umum, kambing gibas memiliki bulu berwarna putih. Adapun harga dari kambing gibas ini mulai berkisar dari harga Rp.600.000,- hingga Rp.2.400.000,- di tahun 2016 ini. Adapun harga kambing gibas memiliki harga yang terbilang cukup rendah jika dibandingkan dengan jenis kambing lainnya.
  2. Harga Kambing Kacang (Jawa)
    Kambing jawa juga sering disebut pula kambing kacang. Harga dari jenis kambing ini sangat bervariasi hal ini didasarkan pada jenis umur, kondisi fisik, kesehatan dan jenis kelamin. Adapun harga dari kambing kacang atau kambing jawa ini mulai berkisar dari harga Rp.800.000,- hingga Rp.2.600.000,- di tahun 2016 ini.
  3. Harga Kambing Etawa
    Kambing etawa juga sering disebut pula Jamnapari. Kambing etawa berasal dari India. Kambing ini merupakan jenis kambing yang memiliki 2 fungsi yaitu kambing pedaging dan kambing penghasil susu. Adapun harga dari kambing etawa ini mulai berkisar dari harga Rp.1.700.000,- hingga Rp.5.000.000,- di tahun 2016 ini.
  4. Harga Kambing Peranakan Etawa (PE)
    Jenis kambing peranakan etawa merupakan hasil persilangan antara kambing jawa (lokal) dengan kambing etawa. Adapun untuk harga kambing jenis PE ini mulai berkisar dari harga Rp.1.000.000,- hingga Rp.3.200.000,- di tahun 2016 ini.

Nah mungkin itu yang bisa kami sampaikan. uraian di atas bisa menjadi patokan anda untuk membeli kambing yang berkualitas. Jadi sebelum membeli kita liat dulu kambing yang akan kita beli, sehat ataukah tidak. jika membeli kambing haruslah sangat berhati-hati. Tapi para sahabat tidak perlu kawatir untuk membeli kambing, di Aqiqah Berkah tempatnya kambing yang berkualitas, sehat, tidak cacat dan terbaik. Dan di ambil dari kandang sendiri, hasil peternakan sendiri. Harga kambing akikah di Aqiqah Berkah lebih terjangkau, apabila dibandingakan dengan yang lainnya. Untuk informasi dan pemesanan anda bisa menghubungi nomor di bawah ini.

Informasi dan Pemesanan :

WA : +6281335680602
BBM : 7C0B38CE
TELPON/SMS : 085749622504

-_-Aqiqah Berkah Siap membantu Anda dalam Qurban atau Aqiqah Anda-_-

Tags: , , , , , ,