Hikmah Aqiqoh

Hikmah Aqiqoh

Haiiii sahabat Aqiqah Berkah, Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya kita tetap di beri kesehatan sampai sekarang ini. Baik, kini kami akan mengulas tentang hikmah aqiqah. Langsung saja lah….

Aqiqoh adalah sembelihan untuk anak yang baru dilahirkan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, dengan niat dan syarat-syarat tertentu. Rasa syukur atas kehadiran anak yang merupakan karunia dari Allah SWT semata. Selain sebagai ungkapan syukur, tentu ada tujuan dan hikmah yang dapat dipetik dari penyelenggaraan aqiqoh. Nah, berikut hikmah dan tujuannya :

  1. Memelihara atau melindungi anak dari segala bahaya yang menimpanya dengan aqiqoh yang telah diberikan untuk anak. Sebagaimana kita ketahui, bahwa pada usia bayi, sangat rentan dengan bahaya yang menimpanya, karena pada saat itu daya tahan tubuhnya belum stabil.
  2. Memberi nama dan bercukur rambut. Pada saat aqiqoh, orangtua memberikan nama kepada anaknya. Memberikan nama adalah salah satu kewajiban orangtua terhadap anaknya. Sebaiknya anak diberi nama-nama yang baik sesuai ketentuan aqiqah. Contoh untuk nama-nama yang baik adalah Abdullah, Abdurrahman,juga dibolehkan dengan memberi nama Malaikat, Nabi dan nama-nama dari al-Qur’an.
    Tidak dibolehkan untuk memberi nama yang disembah selain Allah, seperti Abdul Uzza, Abdul Hubal, Abdul Umar, Abdul Ka’bah, dan Hasya Abdul Muthallib. Juga di makruhkan memberikan memberikan nama seperti Yasar, Rabah, Nujaih, Aflah karena nama-nama tersebut terkadang sebagai sarana mendatangkan kesialan.
    Sebagaimana riwayat dari samurahbahwa Nabi SAW bersabda, “Janganlah engkau memberi nama anakmu itu dengan Yasar, Rabbah, Nujaih, dan Aflah. Karena sesungguhnya jika engkau menanyakannya, Apakah ia memang demikian?Jangan sampai ada yang menjawab “Tidak”. (HR. Muslim).
    Orangtua hendaklah mencari nama-nama yang terbaik untuk anak-anak mereka, karena nama adalah do’a atau cermin kepribadian anak di masa mendatang. Jika nama tersebut baik, insyaallah pertumbuhan dan perkembangan anak pun menjadi baik, tetapi jika nama anak buruk, maka keburukanlah yang akan menimpa anak dan keluargannya.
  3. Berbagi dengan orang lain. Pertama, membagikan daging kambing aqiqoh. Kedua, dalam aqiqoh rambut bayi dicukur, rambut hasil cukurannya ditimbang dan dihargai dengan emas atau perak sesuai jumlah timbangannya, kemudian hasilnya disedekahkan. Dua ritual aqiqoh ini mengajarkan kepada kita agar mau membagi dengan orang lain, dan juga memupuk kebiasaan bersedekah kepada anak sejak usia dini.

Hikmah yang lainnya sebagai berikut :

  1. Menyelenggarakan aqiqoh berarti melaksanakan sunnah Nabi Muhammad SAW.
  2. Memperkuat tali silaturahmi. Aqiqoh adalah bentuk pemberitahuan kepada keluarga dan masyarakat bahwa anak yang baru dilahirkan tersebut bernisbah kepadanya (“nya” di sini merujuk pada si penyelenggara aqiqah).
  3. Aqiqoh merupakan wujud deklarasi bahwa anak yang baru dilahirkan itu adalah bagian dari umat islam.
  4. Aqiqoh merupakan tebusan utang anak untuk memberikan syafaat (perantaraan dalam permohonan kepada Allah SWT) bagi kedua orang tuanya kelak di hari akhir.
  5. Aqiqoh merupakan bentuk rasa cinta kepada anak.

Tradisi aqiqoh sebetulnya sudah ada sejak lama, dan sangat kental di kalangan masyarakat Arab. Bahkan, jauh sebelum islam datang, tradisi ini sudah berjalan. Karena merupakan tradisi yang baik, setelah islam datang aqiqoh tetap dilestarikan oleh kaum muslimin. Tentu dengan menghilangkan unsur yang tidak baik menurut islam.

Nah itulah mungkin yang bisa kami sampaikan mengenai Hikmah Aqiqoh. Jika ada kesalahan kami mohon maaf. Semoga apa yang kami sampaikan di atas berguna dan bermanfaat bagi para pembaca semuanya. Ammmmiiinnnnnn……..

Tags: , , , , , ,