Aqiqoh

Aqiqoh

a1

Hai para pembaca….tidak bosan kan membaca artikel mengenai Aqiqah?pasti tidak kan. Aqiqoh ini perlu kita terpkan kedalam masyarakat disekitar kita. agar semua menjalankan syariat Nabi Muhammad SAW bagi yang menganut agama islam. oke…. baiklah…kami akan membahas mengenai aqiqoh di bawah ini…

Menurut bahasa Aqiqoh berarti memotong. Asalnya dinamakan aqiqoh karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu. Ada yang mengatakan bahwa aqiqoh adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong.

Ada pula yang mengatakan bahwa aqiqoh itu asalnya ialah rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu, rambut ini disebut aqiqoh karena ia mesti dicukur. Hukum aqiqoh anak adalah sunnah (muakkad) sesuai pendapat Imam malik, penduduk Madinah, Imam Syafi’i dan sahabat-sahabatnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsaur dan kebanyakan ulama ahli fiqih (fuqaha).

Pelaksanaan aqiqah anak ini dilakukan dengan cara menyembelih dua ekor kambing untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan, dan inilah tuntunan panduan adab islami menyambut kelahiran bayi yang ada dalam agama kita yaitu islam.

Sunnah membuat aqiqoh yang bermaksud penyembelihan binatang ternakan seperti kambing, lembu, kerbau atau unta dan lebih afdal dilakukan pada hari ketujuh kelahiran bayi. Hadist Abu Daud menyebutkan aqiqoh dilakukan sebagai tanda rasa syukur kepada Allah. Daging sembelihan hendaklah disedekahkan kepada fakir miskin atau orang sekeliling supaya mereka tahu mengenai kelahiran anak anda. Tetapi jika orangtua tidak mampu melakukan aqiqoh tersebut dalam waktu terdekat, aqiqoh boleh dilakukan sebelum aqil baligh si anak.

Dalil aqiqoh ini dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah Bersabda :
“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqohnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad).

Untuk jumlah kambing akikah bayi ini berbeda antara anak laki-laki dan anak perempuan. Hal ini berdasarkan hadist dari Aisyah dia berkata : Rasulullah bersabda :
“Bayi laki-laki diaqiqohi dengan dua kambing yang sama dan bayi perempuan satu kambing.” (HR Ahmad Tirmidzi, Ibnu Majah).

Rasulullah SAW dan para sahabat selalu melakukannya. Memotong domba atau kambing merupakan sebuah perbuatan yang sangat mulia, hal ini sesuaii dengan sabda Nabi yang berbunyi :
“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqohnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing, diberi nama dan dicukur rambutnya.” (HR Abu Dawud,Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad).

Ashabus Sunan telah meriwayatkan dari Samurah, Rasulullah SAW bersabda :
“Setiap anak itu digadaikan dengan aqiqohnya. Ia disembelihkan (binatang) pada hari ketujuh dari kelahirannya diberi nama pada hari itu juga dan mencukur kepalanya”. (HR Ahli sunnah semuanya dan menurut At Tirmidzi hasan dan Sholeh).

Jadi dalam islam, anak yang baru lahir dianjurkan untuk di aqiqohi, yaitu disembelihkan kambing dengan aturan 2 ekor untuk anak laki-laki dan 1 ekor untuk anak perempuan.
Dari ummu Karaz Al Ka’biyah. “Rasulullah SAW bersabda : “bagi anak laki-laki disembelihkan dua ekor kambing dan bagi anak perempuan (disembelihkan) satu ekor kambing. Dan tidak akan membahayakan kamu sekalian (tidak mengapa) apakah (sembelih) itu jantan ataukah etina.” (Hr Imam Ahmad dan Tirmidzi)

Keadaan hewan yang akan disembelih sam dengan hewan yang dipakai qurban, yaitu :
a. Kambing harus berusia 1 tahun memasuki 2 tahun.
b. Tidak cacat (buta, kurus, pincang). Tidak sah juga untuk binatang yang terpotong telinga atau ekornya.
c. Sapi atau kerbau harus berusia 2 tahun memasuki 3 tahun. Jika menyembelih unta harus berusia 5 tahun memasuki 6 tahun.
d. Apa yang sah dalam kurban, sah juga dalam aqiqoh, yaitu dari segi makananya, bersedekahnya, dan memberikannya.
e. Disembelihkan atas nama anak yang dilahirkan. Diriwayatkan dari Aisyah r.a bahwa Nabi SAW bersabda : “Sembelihlah atas namanya (anak yang dilahirkan) dan ucapkanlah dengan menyebut nama Allah. Ya Allah bagi-Mulah dan kepada-Mulah kupersembahkan aqiqoh si Fulan ini.”

Terdapat beberapa hikmah aqiqah dengan disyaratkannya aqiqoh ini diantaranya :
• Merupakan pengorbanan yang akan mendekatkan anak kepada Allah SWT pada awal menghirup udara kehidupan.
• Merupakan penebusan bagi anak dari berbagai musibah dan kehancuran.
• Merupakan bayaran hutang anak untuk memberi syafaat pada kedua orang tuanya.
• Sebagai media menumpahkan rasa gembira dengan melaksanakan Syariat Islam.
• Dapat memperkuat ikatan cinta atau persaudaraan diantara warga masyarakat, yang mana mereka akan berkumpul dan bergembira menyambut kelahiran putra saudaranya.

Tags: , , , , , ,