Aqiqah Surabaya

Aqiqah dalam Islam merupakan sebuah sunnah yang masih banyak dilalaikan oleh kaum muslimin saat ini dan menggantinya dengan lainnya. Secara etimologis / lughawi aqiqah adalah memotong (al-qat’u) atau nama untuk rambut pada kepala bayi yang dilahirkan (اسم للشعر على رأس المولود).

Menurut terminologi syariah (fiqih) aqiqah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak baik laki-laki atau perempuan. Salah satu kota di jawa Timur yang memiliki potensi melaksanakan aqiqah dalam Islam adalah kota Surabaya.

Surabaya adalah ibu kota Provinsi Jawa Timur, Indonesia sekaligus menjadi kota metropolitan terbesar di provinsi tersebut. Daerah metropolitan Surabaya yaitu Gerbangkertosusila yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek. Kota ini terletak 796 km sebelah timur Jakarta, atau 415 km sebelah barat laut Denpasar, Bali.

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Kota Surabaya juga merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Jawa Timur serta wilayah Indonesia bagian timur. Surabaya terletak di tepi pantai utara Pulau Jawa dan berhadapan dengan Selat Madura serta Laut Jawa.

Luas Kota Surabaya sekitar 333,063 km² dengan penduduknya yang berjumlah 2.909.257 jiwa (2015). Surabaya dilayani oleh sebuah bandar udara, yakni Bandar Udara Internasional Juanda, serta dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Ujung.

Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat terkenal dalam perjuangan Arek-Arek Suroboyo (Pemuda-Pemuda Surabaya) untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari para penjajah.

Di kota ini para penduduknya mayoritas beragama Islam. Surabaya merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam yang paling awal di tanah Jawa dan merupakan basis warga Nahdlatul ‘Ulama yang beraliran moderat. Pada abad ke-15, didirikanlah Masjid Ampel oleh Sunan Ampel, salah satu pioner Walisongo.

Agama lain yang dianut sebagian penduduk adalah Kristen Protestan; Katolik; Hindu; Buddha; dan Konghucu. Meskipun Islam merupakan mayoritas di Surabaya, namun kerukunan umat beragama untuk saling menghormati; menghargai; dan menolong sesamanya cukuplah besar. Hal ini terlihat dari bangunan Masjid Al-Akbar yang merupakan masjid terbesar kedua di Indonesia setelah Masjid Istiqlal, Jakarta. Di Kota ini juga terdapat Masjid Cheng Ho yang terletak di daerah Ketabang yang memiliki arsitektur layaknya kelenteng.

Selain itu, di kota ini juga berdiri Gereja Bethany yang merupakan salah satu gereja terbesar di Indonesia, dan gedung Graha Bethany di daerah Nginden, Surabaya yang merupakan salah satu gedung gereja terbesar di Asia Tenggara.

Tidak hanya itu saja, di Surabaya juga banyak terdapat yayasan sosial berazaskan agama, yang bekerja sama dalam berbagai kegiatan bakti sosial. Bahkan ada beberapa wadah kerukunan umat beragama di Surabaya yang sering eksis dalam menyikapi permasalahan sosial agar antar-sesama masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang akan merusak persatuan dan kesatuan masyarakat Jawa Timur serta bangsa Indonesia.

Dengan adanya masyarakat Surabaya yang mayoritas beragama islam, maka mulai banyak pula bermunculan jasa layanan aqiqah di Surabaya. Seperti yang diketahui bahwa arti penting aqiqah adalah penebusan anak yang baru lahir.

Aqiqah Berkah

Aqiqah Berkah

Salah satu jasa layanan aqiqah dalam Islam yang melayani pelaksanaan aqiqah dan qurban di Surabaya adalah Aqiqah Berkah.

Anda dapat melakukan pemesanan segera dengan menghubungi :

SMS : 0857 4962 2504
Whatsapp : +6281 335 680 602
Pin BB : 7C0B38CE

Selain melayani jasa aqiqah, Aqiqah Berkah juga melayani hewan qurban. Anda dapat memilih paket aqiqah peduli atau aqiqah mandiri. Aqiqah Berkah siap melayani anda di wilayah Surabaya. Alamat Kantor pusat kami di Jl. Raya Baron Timur No.1 Baron Nganjuk. Kantor Cabang: Jombang, Kediri, Tulungagung, Madiun.

Tags: , , , , , , , , , , , ,