Aqiqah, Sunnah atau Wajib ?

AQIQAH, SUNNAH ATAU WAJIB ?

Assalamu’alaikum warohamtullah wabarokatuh

Sahabat Aqiqah Berkah, banyak diantara saudara kita yang masih bingung melaksanakan aqiqah. Apa hukum aqiqah itu, apakah aqiqah sunnah atau wajib ? Dalam persoalan ini, maka berikut akan disajikan pengetahuan mengenai hukum aqiqah berdasarkan pendapat dan keyakinan para ahli fiqih.

Sebelum membahas lebih dalam hukum mengenai aqiqah, sunnah atau wajib maka penting untuk mengetahui arti aqiqah sesungguhnya. Aqiqah merupakan transliterasi dari bahasa arab yang berarti memutus dan melubangi. Ada sebagian yang megatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong.

aqiqah1

Makna aqiqah secara syariat adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan. Hadits Rasul menyebutkan bahwa dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : “Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya”. (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad).

Nah kini untuk membahas mengenai hukum aqiqah, sunnah atau wajib, terdapat berbagai pendapat dari beberapa ahli fiqih. Mayoritas para ulama menyebutkan bahwa aqiqah dihukumi sunnah muakad bagi penanggung nafkah anak yaitu ayah. Namun ada pula ahli fiqih yang menghukumi wajib pelaksanaan aqiqah. Berikut penjelasn hukum aqiqah menurut beberapa ahli fiqih :

  1. Sunnah. Ulama yng berpendapat bahwa aqiqah sunnah dilaksanakan adalah Imam Malik, ulama Madinah, Imam Syafi’i beserta pengikutnya, Imam Ahmad, Ishaq, Abu Tsur dan sebagian besar ulama fiqih ijtihad.
  2. Wajib. Ulama yang berpendapat demikian adalah Imam Hasa Al-Bashri al-Laits in Sa’ad dan lainnya. Dalil yang mendasari pemikiran tersebut adalah hadits yang diriwayatkan oleh al-Hasan dari Samurah ibn Jundab dari Nabi Muhammad SAW beliau bersabda “ Setiap anak itu tergadai dengan aqiqahnya”.
  3. Hukum yang ketiga adalah pendapat yang mengingkari disyariatkannya aqiqah. Ulama yang berpendapat demikian adalah ulama penganut madzhab Hanafi.

Dari penjelasan hukum aqiqah, sunnah atau wajib diatas maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa mayoritas ulama sepakat bahwa aqiqah itu sunnah. Meskipun ada sebagian yang mewajibkan bahkan mengingkari disyariatkannya aqiqah.

Aqiqah Berkah yang berkantor pusat di Jl Raya Baron Timur No 1 Baron Nganjuk menyediakan paket aqiqah untuk kelancaran pelaksanaan aqiqah saudara muslim. Bagi yang berniat melaksanakan aqiqah atau membutuhkan hewan aqiqah, Aqiqah Berkah menyediakan kambing aqiqah murah dan paket aqiqah murah. Dapatkan paket aqiqah mandiri atau aqiqah peduli.

Bagi sahabat aqiqah di wilayah luar Jawa Timur, kami memberikan solusi untuk paket aqiqah peduli dan dapatkan kemudahan dalam beribadah. Info dan pemesanan hubungi nomor layanan kami 085749622504.

12789811_1291703577523002_600893983_o

Sahabat Aqiqah Berkah yang dirahmati Allah, semoga penjelasan mengenai hukum aqiqah diatas dapat bermanfaat untuk saudara muslim dan pembaca lainnya. Agar lebih jelas mengenai pelaksanaan aqiqah, perlu sekali pembaca untuk mengetahui hari-hari dimana dianjurkan untuk melaksanakan aqiqah.

Dari tiga pendapat mengenai hukum aqiqah, sunnah atau wajib diatas, ada yang mewajibkan aqiqah dilaksanakan hanya di hari ketujuh dari kelahiran bayi. Ada pula ulama yang memberikan hukum sunnah dilaksanakan pada hari ke tujuh, ke empat belas atau ke dua puluh satu.

Sedangkan untuk hewan sembelihan aqiqah, Rasulullah lebih menganjurkan untuk menyembelih kambing sebagai hewan sembelihan aqiqah. Tidak dibatasi kambing untuk sembelihan aqiqah berjenis kelamin jantan atau jenis kelamin betina. Namun mayoritas ulama lebih mengutamakan untuk menyembelih kambing jenis kelamin jantan karena perkasa dan banyak dagingnya.

Tags: , , , , , , , , , , , ,