Aqiqah dan Kurban

Aqiqah dan Kurban

Hello sahabat Aqiqah Berkah. Pertama-tama marilah kita panjatkankan puji syukur kehadirat Allah SWT yang mana telah memberikan kita kesehatan, kenikmatan serta kekuatan sehingga kita masih dapat beraktivitas oada hari ini. Kini kami Aqiqah Berkah akan memberi tahu anda mengenai Aqiqah dan Kurban.

Aqiqah

Pengertian Aqiqah
Aqiqah adalah menyembelih hewan ternak paa hari ketujuh dari kari kelahiran anak.

Hukum Aqiqah
Hukum aqiqah menurut syariat adalah sunnah bagi orang yang berkewajiban menanggung belanja anak tersebut. Bayi yang merupakan anak yang tergadai dan harus ditebus dengan aqiqah.

Syarat-Syarat Aqiqah
Syarat Aqiqah adalah sebagai berikut.

  1. Kulaitas binatang yang dipakai aqiqah sama dengan kualitas pada binatang kurban.
  2. Untuk seorang bayi dikurbankan seekor kambing, baik seorang bayi laki-laki, maupun seorang bayi perempuan. Ketika cucu Rasulullah Hasan dan Husain lahir, beliau memberi aqiqah kepada masing-masing dengan seekor kambing. Namun Rasulullah SAW., menganjurkan bahwa untuk seorang bayi laki-laki aqiqahnya dengan dua ekor kambing dan untuk seorang bayi laki-laki aqiqahnya dengan dua ekor kambing dan untuk seorang bayi perempuan cukup seekor kambing saja.

Cara Melaksanakan Aqiqah
Waktu memotong kambing aqiqah ialah sejak anak itu lahir (sebaiknya pada hari yang ketujuh dari kelahirannya), sampai tidak terbatas waktunya. Tetapi bila anak itu sudah baligh, sedang aqiqah belum dilaksanakan, ia bisa mengaqiqahkan diri sendiri. Artinya dia sendiri bisa membiayai aqiqahnya sendiri. Nabi pernah mengaqiqahkan diri, setelah beliau menjadi Nabi.

Qurban

Pengertian Qurban dan Hukumnya
Menurut bahasa qurban ialah dekat atau mendekat. Sedangkan menurut istilah syara’ ialah menyembelih binatang ternak pada hari raya ‘idul adha dan hari tasyrik dengan maksud semata-mata beribadah dan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Qurban hukumnya sunnah muakkad bagi yang mampu. Allah SWT berfirman. : “Sesungguhnya kami telah memberikan kamu kebijakan yang banyak, maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu dan sembelihlah qurban.” (QS. Al-Kautsar : 1-2)

Waktu Pelaksanaan Qurban
Waktu penyembelihan qurban ialah mulai tanggal 10 Dzulhijjah, yaitu pada hari raya ‘Idul Adha, sampai terbenamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah, yaitu hari tasyrik yang berakhir (tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah).

Cara Penyembelihan Qurban
1. Membaca Basmalah dan shalawat pada Nabi SAW.
2. Menghadapkan binatang qurban ke arah kiblat.
3. Membaca takbir.
4. Membaca doa ketika menyembelih qurban.

Binatang yang Sah untuk Qurban
Binatang qurban hendaknya memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

  1. Binatang yang sehat, bagus dan bertanduk baik.
  2. Binatang yang sudah cukup umur, untuk kambing dan domba sekurang-kurangnya telah berumur satu tahun lebih dan sudah ganti gigi (poel). Sapi atau kerbau sekurang-kurangnya telah berumur dua tahun lebih. Dan unta sekurang-kurangnya telah berumur 5 tahun lebih 3. Tidak berpenyakit dan tidak pula cacat

Daging Qurban

  1. Daging qurban wajib, seperti qurban nadzar, maka semua dagingnya harus dibagikan kepada orang lain. Orang yang berqurban tidak boleh makan dagingnya sediri sedikitpun.
  2. Daging qurban sunnah, yaitu qurban biasa pada setiap hari raya qurban (tidak nadzar). Dalam hal ini orang yang berqurban boleh makan dagingnya dan selebihnya dibagikan pada fakir miskin.

Nah mungkin itulah yang dapat kami sampaikan mengenai Aqiqah dan Kurban. Semoga apa yang kami sampaikan di atas bermanfat untuk anda semuanya dan artikel di atas bisa menjadi pandangan untuk anda yang akan atau mau melaksanakan aqiqah atau qurban. Aammmmiinn ya robbal ‘alamin…

Informasi dan Pemesanan Aqiqah atau Qurban :

WA                             : +6281335680602

BBM                           : 7C0B38CE

TELPON/SMS            : 085749622504

__-__ Aqiqah Berkah Siap Membantu Pelaksanaan Qurban dan Aqiqah Anda__-__

Tags: , , , , , ,