Aqiqah Anak Perempuan Menurut Islam

Assalamualaikum semuanya, kali ini Aqiqah Berkah akan membahas tentang Aqiqah anak perempuan menurut Islam, pasti semua bertanya Apakah boleh anak perempuan di aqiqahi ? Lalu berapa jumlah kambing sembelihan untuk aqiqah anak perempuan ? Bagaimana hukum aqiqah anak perempuan menurut Islam ? Oke sekarang kita akan bahas semua pertanyaan-pertanyaan diatas.

 

Pada awalanya di masyarakat Arab pada zaman Nabi dahulu, kelahiran anak perempuan mengundang suatu kontroversi. Keberadaan bayi perempuan merupakan aib bagi keluarga sehingga dengan lahirnya bayi perempuan harus serta merta dibunuh.

Di dalam Al-Quran telah dituliskan : “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya dan dia sangat marah.” (QS An-Nahl : 58).

Begitu pula yang dituliskan oleh Ibnu ‘Atsir dalam buku sejarah klasik bangsa Arab Jahiliyyah yang berjudul Al-Kamil fi al-Tarikh, bahwa pembunuhan bayi merupakan strategi mengontrol keseimbangan populasi penduduk dalam masyarakat tribal (kesukuan).

Pembunuhan bayi perempuan kala itu dikarenakan mereka khawatir nantinya anak perempuan mendatangkan aib. Disamping itu juga khawatir jika anggota sukunya kalah dalam peperangan maka akan berakibat anggota keluarga perempuan akan menjadi gundik para musuh kala itu.

Namun ketika datanglah Islam sebagai agama mereka, kelahiran anak perempuan mulai mendapatkan perhatian, tutur Prof Dr Nasaruddin Umar MA dalam buku Fikih Wanita Untuk Semua.

Contoh yang didemontrasikan oleh Rosululah di dalam masyarakat, bahwa anak laki-laki atau anak perempuan sama saja.

Jika sebelumnya anak perempuan tidak pernah dirayakan aqiqahnya, Rasulullah mulai merintis dengan adanya aqiqah anak perempuan menurut Islam meskipun satu ekor kambing dan dua ekor kambing untuk anak laki-laki.

Setelah Islam datang, status dan martabat perempuan terangkat. Anak perempuan mendapatkan perlakuan yang sama dengan anak laki-laki. Jadi aqiqah dalam Islam memberikan penghargaan kepada perempuan meskipun dalam pelaksanaanya ketika itu hanya sebatas seekor kambing saja.

Jumlah hewan yang disembelih ketika aqiqah anak perempuan berbeda dengan anak laki-laki. Imam Malik memiliki pendapat yang berbeda perihal jumlah hewan aqiqah.

Menurut beliau aqiqah anak laki-laki sama dengan aqiqah anak perempuan yaitu sama-sama satu ekor kambing. Pendapat ini berdasarkan riwayat bahwa Rasulullah mengaqiqahkan Sayyidina Hasan dengan seekor kambing dan Sayyidina Husein dengan seekor kambing.

Dengan begitu, kini Aqiqah Berkah melengkapi untuk menyempurnakan ibadah aqiqah saudara muslim. Tersedia beberapa paket aqiqah pada jasa layanan Aqiqah Berkah. 

Aqiqah anak perempuan menurut Islam telah disejajarkan dengan anak laki-laki meskipun berbeda dalam jumlah hewan sembelihan. Bagi yang berkeinginan melaksanakan aqiqah anak, kami menyediakan Jasa Aqiqah & Catering yang Murah, Mudah, dan Amanah.

Informasi dan pemesanan paket aqiqah maupun kambing aqiqah silahkan hubungi di nomor layanan :

This image has an empty alt attribute; its file name is Desain-160-2-1015x1024.jpg

SMS dan Telephone : 085749622504
Whatsapp: +6281335680602

Dalam pelaksanaan aqiqah baik anak laki-laki maupun perempuan, daging aqiqah yang akan diberikan kepada masyarakat atau tetangga haruslah dalam keadaan matang atau sudah dimasak.

Kita dapat mengambil hikmah aqiqah antara lain :

  • Timbul rasa kasih sayang di masyarakat karena mereka berkumpul dalam satu walimah sebagai tanda rasa syukur kepada Allah
  • Dengan aqiqah terbebaslah dari belenggu yang menghalangi anak untuk memberikan syafaat pada kedua orangtuanya
  • Salah satu bentuk menjalankan syiar Islam

Didalam pelaksanaan aqiqah dilakukan adanya pencukuran rambut anak. Mencukur rambut anak ini memiliki manfaat seperti manfaat bagi kesehatan bayi.

Dengan dicukur rambut kepala, kepala bayi akan menjadi kuat, pori-pori terbuka, indra penglihat, pencium dan pendengarannya juga akan bertambah tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *