Akikah Bayi

Akikah Bayi

Apa kabar untuk para sahabat Aqiqah Berkah. Nungguin artikel mengenai akikah ya…:-) ini kami mau mengulas tentang Akikah Bayi. Harap tenang ya,…:-). Kami tidak ada bosan-bosannya kok menyuguhkan informasi mengenai aqiqah. Informasi-informasi tentang aqiqah terus update di website ini. Yuk d baca…. cekidot bray….;-)

Dalam setiap kesempatan yang menggembirakan bagi setiap muslim, islam menyunahkan untuk memberi makan dan menyembelih hewan untuk dibagikan kepada kaum fakir miskin dan kerabat. Tujuannya adalah untuk membantu mereka, juga menebar benih cinta kasih kepada sesama muslim. Pada waktu pernikahan, islam menyunahkan pengadaan walimah, bahkan sebagian orang menganggapnya wajib.

Sewaktu kelahiran anak, islam menyunnahkan akikah, bhakan menurut sebagian orang juga wajib. Ada beberapa riwayat yang berkaitan dengan dorongan untuk melakukan akikah ini sebagai tanda kegembiraan karena lahirnya anak dan sebagai bukti cinta kepada sesama muslim, terutama mereka yang miskin.

Dalam hadist sahih riwayat Salman bin Amir adhdhabby disebutkan bahwa Rasulullah SAW, bersabda, “Anak memiliki hak diakikahkan. Alirkan darah (hewan) dan singkirkan penyakit darinya.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, an-Nisa’i, dan Ibnu Maajah)
Rasulullah SAW juga bersabda, “Setiap anak tergantung kepada akikahnya. Dia diakikahkan pada hari ke tujuh, rambutnya dipotong, dan dia diberi nama.” (HR Ahmad, Abu Dawud)

Sebagian fukaha memandang bahwa hukum akaikah adalah wajib berdasarkan dalil hadits dia atas. Akan tetapi, jumhur (mayoritas ulama) memandang bahwa hukum akikah adalah sunnah. Pendapat inilah yang lebih. Jadi, yang melaksanakan akikah akan mendapatkan pahala, sedangkan yang tidak melakukannya tidak berdosa. Rasulullah SAW mengakikahkan Hasan dan Husein, ,masing-masing dengan seekor domba. Beliau bersabda, “Yang ingin mengakikahi anaknya silakan, yang tidak ingin ya silakan.” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i)

Tidak semua orang mampu menyembelih seekor domba atau dua ekor kambing jika mereka mendapat bayi laki-laki dan seekor kambing jika lahir bayi perempuan. Namun bagi yang mampu hendaknya melaksanakannya. Hal itu lebih baik, insyaAllah.

Udah bosan membaca ya,…:-) bentar lagi mau habis kok… ayuk di lanjut bacanya…….

Maksud sabda Rasulullah SAW. “Setiap anak tergadai kepada akikahnya,” menurut imam ahmad adalah jika bayi itu wafat, maka ia tidak memberi syafaat kepada orang tuanya hingga ia disembelihkan akikah. Ada ulama lain yang mengatakan bahwa artinya adalah ia tidak diberi nama dan tidak dicukur rambutnya kecuali setelah penyembelihan akikah. Jadi, pemberian nama dan pencukuran rambut tergantung kepada pelaksanaan akikah.

Semua pendapat ini tidak jauh maksudnya. Dan tidak apa-apa kita masukkan pendapat Imam Ahmad karena masing-masing tidak memiliki dalil khusus.

Pengarang kitab Fiqhus-Sunnah, dalam catatan kakinya menulis, “ Maksud dari, ‘Tergadai kepada akikahnya,’ adalah pembinaannya yang baik dan penjagaannya yang sempurna terkait dengan akikahnya.” Namun, pendapat yang sebelum ini lebih dekat kepada kebenaran karena banyak anak tumbuh menjadi saleh meskipun tidak diakikahkan.

Di samping itu, sabda Rasulullah SAW. “ dan singkirkan penyakit darinya,” maksudnya adalah agar rambut sang anak dicukur dan dibersihkan dari kotoran yang terlihat oleh keluarganya atau oleh sang dokter atau bidan.

Secara sunnah, penyembelihan akikah dilakukan pada hari ketujuh. Jika tidak, maka pada hari keempat belas. Jika bisa juga, maka pada hari kedua puluh satu. Selanjutnya, anak itu diberi nama yang baik. Disunnahkan pula untuk mencukur rambut bayi, lalu bersedekah dengan perak, jika mampu, seberat timbangan potongan rambut.

Itulah yang bisa kami paparkan mengenai Akikah bayi. Mungkin artikel tersebut bermanfaat bagi semuanya yang membaca. Sekian dari kami, tunggu informasi-informasi mengenai akikah.

Jika anda membutuhkan layanan aqiqah hubungi contact berikut ini ;

WA : +6281335680602
BBM : D801E13D
TELPON/SMS : 085749622504

Tags: , , , , , , ,